UNP bantu MUI dengan membentuk pusat kajian kehalalan

id Pusat Kajian Halal UNP,UNP bantu MUI verifikasi kehalalan pangan

Rektor UNP Prof Ganefri (tiga dari kiri) didampingi Sekdaprov Sumbar Ali Asmar (dua dari kiri) dan Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar (tiga dari kanan) selepas peluncuran Pusat Kajian Halal (PKH) UNP di Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat. (ANTARA SUMBAR/Istimewa)

Kami membentuk Pusat Kajian Halal (PKH) UNP untuk meneliti produk yang dikonsumsi oleh masyarakat melalui penelitian secara akademis
Padang, (Antaranews Sumbar) - Universitas Negeri Padang Sumatera Barat membentuk pusat kajian halal untuk membantu Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat dalam memverifikasi kehalalan produk makanan dan obat-obatan melalui pendekatan riset.

"Kami membentuk Pusat Kajian Halal (PKH) UNP untuk meneliti produk yang dikonsumsi oleh masyarakat melalui penelitian secara akademis," kata Rektor UNP Prof Ganefri di Padang, Selasa.

Sebagai negara dengan populasi penduduk Muslim terbesar di dunia, produk makanan dan minuman halal menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat Indonesia.

Namun faktanya, katanya menambahkan masyarakat masih kesulitan dalam mengidentifikasi kehalalan suatu produk yang mereka konsumsi.

"Maka dari itu kami sebagai perguruan tinggi terpanggil untuk melakukan penelitian produk makanan dan obat-obatan melalui pendekatan riset," katanya.

Selain itu PKH, imbuhnya juga bertujuan mencari bahan pengganti produk haram yang dijadikan bahan makanan dan obat-obatan.

Sementara Kepala Pusat Kajian Halal (PKH) UNP Miftahul Khair mengatakan kegiatan yang akan dilakukan oleh PKH adalah edukasi, riset, analisa, memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memberikan masukan terhadap pemerintah terkait produk hala dan regulasinya.

Ia menilai PKH ini dibentuk berdasarkan kebutuhan informasi kehalalan yang lengkap dan akurat bagi masyarakat muslim mengenai suatu produk makanan dan obat-obatan.

Selain itu PKH UNP nantinya akan memiliki beberapa program seperti penyiapan dan pelatihan auditor tersertifikasi, Halal Care , peningkatan kapasitas melalui Focus Group Discussion (FGD), workshop, dan pelatihan.

Kemudian riset terkait produk halal, penyiapan publikasi nasional melalui jurnal halal dan pembentukan Lembaga Penjaminan Halal (LPH)

Peluncuran PKH UNP pada Senin (9/4) juga disertai dengan seminar halal internasional yang diisi oleh tiga pembicara yakni Sekdaprov Sumbar Ali Asmar, ilmuwan dan ahli Bioteknologi Indonesia Prof Irwandi Jaswir dan Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar.

Ali Asmar berbicara tentang kebijakan pemprov dalam menjadikan Sumatera Barat sebagai destinasi halal dunia.

Prof Irwandi Jaswir berbicara tentang University Halal Center Management dan Ketua MUI Gusrizal Gazahar berbicara tentang urgensi penyajian dalam Syariah. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar