Logo Header Antaranews Sumbar

Meski tertinggal, Pasaman Barat berhasil laksanakan UNBK

Rabu, 4 April 2018 19:27 WIB
Image Print
Salah satu siswi SMK di Pasaman Barat saat melaksanakan Ujian Nasional Berbasil Komputet, Rabu (4/4). (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Sekolah di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer pada 2018 tanpa terkendala teknis jaringan internet

"Benar, meskipun status Pasaman Barar masih tertinggal namun seluruh SMK negeri dan swasta berhasil melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan lancar," kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se- Pasaman Barat, Asmurniarti di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan jaringan internet dan pemenuhan sarana komputer selama tahapan dan pelaksanaan UNBK.

Menurutnya sebanyak 15 sekolah tahun ini perdana melaksanakan UNBK dengan persentase mencapai 100 persen.

"Hingga hari ketiga pelaksanaan UNBK seluruh sekolah belum menemukan kendala yang berarti yang mengakibatkan masalah bagi peserta ujian," ujarnya.

Ia menyebutkan banyak dari peserta UNBK itu berada di daerah terpinggir dari Kabupaten Pasaman Barat. Namun sebanyak 1. 770 siswa yang melaksanakan UNBK dapat mengikutinya dengan baik.

Ia menjelaskan berbagai upaya dilakukan sejumlah sekolah untuk memaksimalkan jaringan internet. Selain menggunakan jaringan telkom, sejumlah sekolah juga memasang tower dan bekerjasama dengan sejumlah penyedia jasa jaringan internet untuk mendapatkan jaringan internet hingga ke sekolah mereka.

Ia menyebutkan sebelumnya hampir seluruh SMK negeri dan swasta awalnya mengalami kekurangan komputer dan terkendala jaringan internet.

Untuk itu pihak sekolah terus berupaya mencukupi komputer dengan cara meminjam laptop siswa dan guru yang ada.

"Bebearapa sekolah juga berhasil memanfaatkan modem, tower dan antena serta sejumlah sarana lainnya guna memaksimalkan jaringan internet mereka.

Ia mencontohkan di SMK 1 Sasak Ranah Pasisie dan SMK Cersa Pasaman. Dua sekolah itu memanfaatkan modem dan sejumlah alat karena lokasi sekolah yang sangat jauh dari aliran telkom. Ide itu muncul setalah teknisi sekolah berupaya melakukan uji coba jaringan.

Ia berharap kedepannya seluruh SMK di Pasaman Barat agar dapat bantuan sarana komputer dan internet dari pemerintah.

Hal itu bertujuan untuk menghilangkan rasa was-was siswa saat pelaksaan UNBK.

"Kita juga berharap pihak terkait seperti Telkom dan PLN bisa bekerjasama selama pelaksanaan UNBK berlangsung," harapnya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026