Logo Header Antaranews Sumbar

Botswana Kutuk Pengakuan AS Atas Jerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Jumat, 8 Desember 2017 08:15 WIB
Image Print
Kota Jerusalem, Palestina. (cc)

Gaborone, Botswana, (Antara Sumbar) - Pemerintah Botswana pada Kamis (7/12) menyampaikan penyesalannya mengenai keputusan AS untuk mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Keputusan ini dikutuk sebab itu bertolak-belakang dengan konsensus kuat internasional yang menegaskan bahwa status Jerusalem mesti diputuskan melalui proses perundingan antara Negara Israel dan Negara Palestina," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Urusan Kerja Sama dan Internasional.

Menurut pernyataan tersebut, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi, Pemerintah Botswana ingin menyatakan Jerusalem diklaim oleh keduanya, Negara Israel dan Negara Palestina, sebagai ibu kota mereka.

Pemerintah Botswana juga mendesak AS agar mempertimbangkan kembali keputusannya demi kepentingan pemeliharaan proses perdamaian di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump secara resmi pada Rabu mengakui Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel, tindakan yang memicu bentrokan rusuh di Wilayah Timur Tengah. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026