Logo Header Antaranews Sumbar

Pasaman Barat Ajukan Rp368 Miliar Tuntaskan Pelabuhan

Sabtu, 6 Mei 2017 21:04 WIB
Image Print
Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis Pasaman Barat. (Antara)

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengajukan bantuan Rp368 miliar ke pemerintah pusat untuk menuntaskan pembangunan jalan dan jembatan menuju Pelabuhan Laut Teluk Tapang Air Bangis.

"Jika menggunakan dana APBD maka sulit tercapai dan anggaran hanya terbatas. Mudan-mudahan proposal kita dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Rafaan di Simpang Empat, Sabtu.

Ia menambahkan jalan dan jembatan menuju pelabuhan itu masih terbengkalai. Karena ada sekitar 33,9 kilometer jalan belum diaspal dan belasan jembatan yang belum ada.

"Untuk menuntaskan pembangunan jalan dan jembatan itu maka butuh dana Rp368 miliar lagi," ujarnya.

Ia mengharapkan pemerintah pusat bisa merealisasikan anggaran yang diminta sehingga Pelabuhan Teluk Tapang benar-benar siap beroperasi. Meskipun uji sandar berhasil dilakukan beberapa waktu lalu.

Ia menyebutkan uji sandar yang telah dilakukan merupakan bentuk komitmen Pemprov Sumbar bersama Pemkab Pasaman Barat dalam upaya percepatan operasional pelabuhan Teluk Tapang.

"Pelabuhan Teluk Tapang akan menjadi pilar perhubungan laut di Pasaman Barat. Uji sandar perdana telah dilakukan pada bulan Maret lalu. Tentunya menjadi harapan bagi kita bersama untuk segera menikmati operasional Pelabuhan Teluk Tapang," ungkapnya.

Menurutnya Pelabuhan Teluk Tapang tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Pelabuhan itu mulai dibangun sejak 2007 yang akan diupayakan selesai dan tuntas untuk memperlancar tranpsortasi laut.

"Kami juga ingin pelabuhan Teluk Tapang itu segera beroperasi. Untuk itu saya juga minta dukungan semua pihak termasuk ninik mamak dan masyarakat setempat," katanya.

Hingga saat ini anggaran APBD Pasaman Barat yang sudah terealisasi untuk pembangunan jalan sudah mencapai sekitar Rp27 miliar. Lalu ditambah dari APBD Sumbar sekitar Rp26 miliar.

Sementara itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PT. Gamindra untuk berpartisipasi membangun jalan sepanjang 9 kilometer untuk pengaspalan biji besi di Nagari Air Bangis. Tentu hal ini nanti secara langsung akan berpengaruh pada perbaikan taraf ekonomi masyarakat Air Bangis.

"Air bangis selalu menjadi perhatian Pemkab Pasaman Barat dengan segala potensi yang ada. Seperti potensi wisata, kelautan dan tambang biji besinya. Semoga ini bisa kita kembangkan kedepan," ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pemkab Pasaman Barat, Joni Hendri mengatakan banyak manfaat yang bisa diambil jika pelabuhan itu bisa beroperasi.

Pertama, akan memperpendek jarak tempuh menuju Pelabuhan Teluk Bayur Padang sekitar 140 kilometer dan irit biaya operasional.

Kemudian bisa mempermudah masyarakat membawa hasil perkebunan, pertanian dan hasil bumi lainnya keluar kota.

Apalagi Pasaman Barat memiliki potensi bidang perkebunan kelapa sawit dengan luas tanam 101.402 hektare yang berproduksi 330.881 ton pertahun.

Selain itu juga ada potensi jagung seluas 45.523 hektare dengan produksi 4,6 ton perhektare. Belum lagi potensi tambang seperti emas, biji besi, mangan, dan lainnya.

"Selain memperpendek waktu transfortasi, pelabuhan itu juga bisa membawa keberuntungan dari segi ekonomi buat masyarakat yang lebih sejahtera," ujarnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026