Logo Header Antaranews Sumbar

BNNP Tes Urine Pejabat Pemkab Agam

Kamis, 29 Desember 2016 17:41 WIB
Image Print
(ANTARA SUMBAR/Joko Nugroho)

Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Sumatera Barat menggelar tes urine kepada 51 pejabat eselon II dan III di Pemerintah Kabupaten Agam, untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di daerah itu, Kamis.

Sekretaris Daerah Agam, Martias Wanto di Lubuk Basung, mengatakan 51 pejabat yang mengikuti tes urine ini berasal dari Sekda, Asisten serta kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga camat.

"Semua pejabat yang melakukan tes urine ini dinyatakan negatif mengonsumsi narkoba," katanya.

Tes urine ini dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, dilakukan oleh Bupati Agam Indra Catri di Kota Padang.

Tahap kedua pada hari ini dan tahap selanjutnya pada 2017 nanti dengan sasaran seluruh pejabat struktural sampai eselon empat.

Tes urine ini merupakan program prioritas Kabupaten Agam untuk pengantisipasi penyalahgunaan narkoba bagi para ASN di Agam.

Apabila ada ASN positif mengonsumsi narkoba, maka akan dilihat sejauh mana keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan narkoba dan diminta mereka untuk berhenti mengonsumsi narkoba itu.

Seandainya mereka tidak berhenti, tegasnya, maka pihaknya meminta kepada bersangkutan untuk memilih meninggalkan narkoba atau berhenti dari ASN.

"Kami tidak main-main dengan narkoba tersebut dan mereka terlibat akan mendapatkan sangksi setelah pembinaan kita lakukan," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumbar, Raymond, menambahkan, tes urine ini dilakukan secara mendadak dan apabila terjadwal maka mereka akan melakukan antisipasi.

"Bagi mereka yang terindikasi mengonsumsi narkoba, maka akan kita tanya apakah memakan obat sebelumnya dan kita meminta bersangkutan untuk melihatkan obat yang dimakan," katanya.

Tes urine ini telah dilakukan bagi ASN dan pejabat di beberapa kabupaten dan kota. Pihaknya juga telah mengadakan tes urine bagi pejabat diPemprov Sumbar.

Tujuan utama dari tes urine ini untuk memastikan ASN tidak terlibat penyalahgunaan narkoba, ujarnya.

"Ini dalam rangka bersih-bersih ASN mulai dari pejabat sampai ke bawah dari penyalahgunaan narkoba," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026