
Kantor Pegadaian Padang Dipenuhi Nasabah Menebus Barang
Jumat, 24 Juni 2016 10:49 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Kantor Pegadaian di Tarandam, Padang, Sumatera Barat, mulai ramai dipenuhi nasabah yang ingin menebus emas yang pernah mereka gadaikan ke perusahaan tersebut memasuki H-11 Lebaran.
"Memasuki H-11 ini peningkatan hanya lima persen dari biasa namun melihat dari tahun kemarin peningkatan penebusan mulai terjadi pada H-7 lebaran," kata Asisten Deputi Bidang Penjualan Pegadaian Tarandam, Lila Kortriza, di Padang, Jum'at.
Ia menyebutkan faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, pertama nasabah ingin menggunakan emas tersebut pada Lebaran.
Kedua karena nasabah mendapatkan uang dari keluarga yang pulang dari rantau, dan ketiga karena para nasabah mendapatkan tunjangan hari raya (THR) dari tempat mereka bekerja.
"Memang pada umumnya Pegadaian di tempat lain ketika Lebaran akan didominasi oleh orang yang mengggadaikan aset mereka namun di sini berbeda," ujarnya.
Lila Kortriza mengatakan memasuki H-7 Lebaran biasanya memang ada nasabah yang menggadaikan mobil dan motor dengan meletakkan kendaraan mereka di kantor Pegadaian.
"Biasanya penggadaian kendaraan dengan meletakkan kendaraan tersebut dikarenakan nasabah ingin pergi keluar kota dalam jangka waktu lebih dari satu minggu," katanya.
Ia menambahkan dengan menggadaikan kendaraan dan meletakkannya di kantor Pegadaian maka kendaraan mereka akan aman selama bepergian dan mereka juga mendapatkan tambahan dana dari hasil menggadaikan kendaraan tersebut.
"Tapi sebagian besar nasabah yang menggadaikan kendaraan tersebut akan segara menebus kendaraan mereka ketika kembali dari luar kota," ujarnya.
Salah seorang nasabah pegadaian, Mariati, mengatakan kantor Pegadaian Tarandam yang didominasi nasabah untuk penebusan merupakan hal wajar karena Padang identik dengan orang Minang yang suka merantau sehingga ketika keluarga mereka pulang maka akan membawa uang dan nasabah bisa menebus emas mereka.
"Kami bisa melihat banyak masyarakat yang berjualan pada bulan puasa, mungkin salah satu cara mendapatkan modal dengan menggadaikan aset mereka," katanya.
Jadi, katanya, setelah mereka berjualan sekian hari mereka mendapat untung lalu menebus aset mereka sehingga dapat digunakan pada lebaran nanti.
"Atau bisa juga nasabah mendapatkan THR dari tempat bekerja lalu digunakan untuk menebus aset mereka sehingga dapat digunakan untuk menambah kepercayaan diri ketika lebaran," ujarnya. (*)
Pewarta: Aadiaat Makruf S H
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
