
Sembilan Nelayan Pesisir Selatan Ditangani Tim Medis
Kamis, 2 Juni 2016 12:45 WIB

Painan, (Antara Sumbar) - Sembilan nelayan di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), ditangani tim medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dikarenakan kapal yang mereka gunakan dihantam ombak pascagempa bumi pada Kamis pagi.
Camat Sutera, Fachruddin mengatakan tujuh nelayan sudah dibolehkan pulang sementara dua lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan.
"Khusus dua nelayan yang dirujuk ke RSUD M. Zein kondisinya sudah membaik," terangnya.
Pascagempa pihaknya langsung menurunkan tim untuk memastikan apa saja kerusakan yang terjadi di masing-masing nagari (desa adat).
"Tim masih mendata dari informasi awal ada beberapa rumah yang rusak dibagian teras dan ruangan tengah," tambah dia.
Sementara itu, Camat Lengayang, Alfis Basyir menyebutkan saat ini juga masih mendata kerugian apa saja pascagempa.
"Kami masih melakukan pendataan, yang pasti dua warga kami mendapat perawatan di Puskesmas Kambang namun kondisi mereka sudah membaik," lanjut dia.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno mengimbau warga untuk mewaspadai potensi gempa susulan setelah terjadinya gempa 6,5 SR pada 79 kilometer barat daya Pesisir Selatan, Kamis, sekitar pukul pukul 05.56 WIB.
"Meski informasi gempa susulan ini adalah kewenangan BMKG, namun kami tetap imbau warga untuk waspada," katanya. (*)
Pewarta: Didi Someldi Putra
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
