
RSPAD: 10 ABK Korban Sandera Jiwanya Stabil
Senin, 2 Mei 2016 18:54 WIB

Jakarta, (AntaraSumbar) - Wakil Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Kolonel Ckm dr Bambang Dwi Hasto SpB mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan,10 ABK yang disandera oleh kelompok Abus Sayyaf di Filipina dalam kondisi sehat, prima dan jiwanya stabil.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara fisik maupun pemeriksaan sarana penunjang, 10 ABK tersebut semuanya dalam kondisi sehat walafiat dan Alhamdulillah kondisinya sangat prima sekali," kata Kolonel Ckm dr Bambang Dwi Hasto SpB didampingi Dir Penyiar RSPAD Kolonel Ckm dr Asrofi, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin.
Pihak RSPAD Gatot Subroto pun menyerahkan hasil kesehatan 10 ABK Kapal Brahma 12 dan Kapal Tongkang Anand 12 yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina beberapa waktu lalu kepada Lalu Muhamad Iqbal Derektur Perlindungan WNI dan BHI dari Kementerian Luar Negeri.
Kolonel Ckm dr Bambang Dwi Hasto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, 10 ABK yang tiba di Halim Perdanakusuma, pada Senin dini hari tadi, setelah diberikan istirahat selanjutnya melaksanakan pemeriksaan kesehatan.
Tahap pertama dilaksanakan fisik oleh tim dokter spesilialis. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan penunjang laboratorium, pemeriksaan jantung dan pemeriksaan torak foto serta terakhir dilaksanakan pendalaman atau konsultasi dengan Dokter Spesialis Kejiwaan.
"Kami sudah membuat resume pemeriksaan dan hasilnya diserahkan ke Kementerian Luar Negeri agar dijadikan bahan atau salah satu pegangan untuk mengembalikan beliau-beliau ke keluarganya masing-masing," kata Kolonel Ckm dr Bambang Dwi Hasto. (*)
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
