Logo Header Antaranews Sumbar

Rektor: Wisudawan disabilitas bukti UNAND kampus yang inklusif

Sabtu, 9 Mei 2026 17:40 WIB
Image Print
Rektor Universitas Andalas memberikan sambutan pada acara wisuda di Padang, Sabtu, (9/5/2026). (Antara/HO-Humas Universitas Andalas)

Padang (ANTARA) - Rektor Universitas Andalas (UNAND) Sumatera Barat (Sumbar) Efa Yonnedi mengatakan keberhasilan Rafael Fadly Harianja menamatkan studi dan menjadi wisudawan menjadi bukti bahwa perguruan tinggi itu sebagai kampus inklusif di tanah air.

"Kami memberikan apresiasi khusus kepada Rafael Fadly Harianja, mahasiswa disabilitas rungu dari Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian salah satu dari 660 lulusan yang hari ini diwisuda," kata Rektor UNAND Efa Yonnedi di Padang, Sabtu.

Keberhasilan Rafael adalah suatu kebanggaan bersama yang menunjukkan bahwa kesempatan akademik harus terbuka bagi seluruh anak bangsa. Selama beberapa tahun terakhir, UNAND terus meningkatkan inklusivitas layanan bagi semua mahasiswa tanpa terkecuali termasuk dengan menghadirkan juru bahasa isyarat (JBI) pada kegiatan wisuda sebagai salah satu wujud komitmen tersebut.

Di sisi lain, UNAND kembali mencatatkan berbagai capaian penting pada wisuda periode II 2026 yang semakin memperkuat reputasi perguruan tinggi tertua di luar Jawa itu di tingkat nasional maupun internasional.

Efa menyampaikan UNAND saat ini telah meraih akreditasi institusi "unggul" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku hingga 2028. Selain itu, 57 persen program studi di universitas itu juga telah memperoleh akreditasi unggul.

Di tingkat global, lanjut dia, UNAND kembali masuk dalam pemeringkatan dunia Times Higher Education (THE) 2025 dan menempati posisi Ke-8 nasional. UNAND juga berada pada peringkat 201–250 dunia dalam Interdisciplinary Science Ranking THE.

"Ini menjadi bukti bahwa UNAND kini tidak hanya dikenal di Sumatra dan Indonesia, melainkan mulai diperhitungkan di tingkat internasional," ujar dia.

Selain itu, terdapat berbagai transformasi digital yang dilakukan UNAND sepanjang 2025 di antaranya penerapan tanda tangan elektronik pada ijazah, pengembangan platform MyUNAND, sistem SAKU Digital serta beroperasinya Pusat Layanan Terpadu guna meningkatkan kualitas layanan akademik dan administrasi.

Lebih jauh, momentum wisuda tersebut juga menjadi bagian penting menuju perayaan Dies Natalis Ke-70 UNAND pada 2026 dengan mengusung tema "Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak".

"Para wisudawan merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan jejak panjang alumni UNAND di berbagai bidang pengabdian," ujarnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026