Logo Header Antaranews Sumbar

2015, Devisa Tembakau Sumut 286,771 Juta Dolar As

Senin, 11 Januari 2016 16:56 WIB
Image Print
Petani menjemur daun tembakau yang sudah diiris, di Nagari III Koto Sungaipuar, Palembayan, Agam, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Medan, (AntaraSumbar) - Tembakau masih memberi kontribusi besar dalam devisa Sumatera Utara pada tahun 2015 atau sebesar 286,771 juta dolar Amerika Serikat.

"Meski turun dibandingkan periode sama 2014, devisa tembakau Sumut selama Januari hingga November 2015 masih cukup besar atau 286,771 juta dolar AS," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut Parlindungan Purba di Medan, Senin.

Pada Januari-November 2014, devisa Sumut dari ekspor tembakau sebesar 333,750 juta dolar AS.

Diakui, kata dia, berdasarkan laporan dan data, ekspor tembakau Sumut itu sudah jauh berubah dalam tujuan ekspornya.

Kalau dulu awalnya ke Jerman, dewasa ini ekspor terbanyak antara lain ke Kamboja.

"Dulu memang tembakau Sumut dilelang di Bremen, Jerman, tetapi sekarang diekspor dari Indonesia. Mungkin karena lelang tidak terpusat di Bremen, ekspor tembakau Sumut tidak terpusat ke Jerman ," katanya.

Pengamat ekonomi Sumut Wahyu Ario Pratomo menyebutkan, langkah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 2 mengekspor ke banyak negara merupakan langkah tepat.

Menurut dia, ketergantungan dengan suatu negara tujuan ekspor sangat rentan dengan penurunan penjualan atau nilai ekspor.

"Potensi tembakau Sumut masih besar sehingga masih bisa bangkit dari keterpurukan beberapa tahun sebelumnya,"katanya.

Untuk meningkatkan ekspor tembakau, pemerintah harus juga memberi dukungan kuat kepada PTPN 2 dalam pengembangan produksi dan promosi.

"Apalagi PTPN 2 adalah perusahaan BUMN dan tembakau PTPN 2 itu juga sudah dikenal lama di pasar internasional," katanya.

Data menunjukkan, ekspor tembakau masih tetap memberi andil besar dan kembali tren menguat.

Pada 2012, nilai ekspor tembakau masih 255,563 juta dolar AS. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026