
PDAM Sawahlunto Targetkan1.000 Sambungan Gratis
Kamis, 26 November 2015 09:53 WIB

Sawahlunto, (Antara) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menargetkan pemasangan jaringan gratis bagi seribu pelanggan yang berasal dari keluarga miskin pada 2016.
Direktur Utama PDAM setempat, Syafnil di Sawahlunto, Kamis, mengatakan pemasangan sambungan tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk merealisasikan target cakupan akses ketersediaan air bersih sebanyak 10 juta sambungan untuk seluruh Indonesia.
"Pendaftaran sudah dibuka sejak Senin (23/11) dan hingga saat ini jumlah masyarakat yang telah mendaftar mencapai 200 calon pelanggan," kata dia.
Menurutnya para calon pelanggan tersebut akan disurvei oleh pihak Dirjen Cipta Karya guna mengecek persyaratan pelanggan serta pembuatan analisa dan perencanaan dalam melaksanakan kegiatan tersebut agar tepat guna dan tepat sasaran.
Salah satunya, lanjut dia, dengan memastikan para penerima bantuan sambungan gratis tersebut benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu, yang akan dibuktikan dengan dokumen administrasi pihak institusi terkait serta pengecekan langsung ke lokasi.
"Selain itu pihak Dirjen Cipta Karya juga akan memastikan seluruh target lokasi sambungan baru masih berada dalam kawasan cakupan layanan PDAM Sawahlunto serta mudah dijangkau oleh instalasi pipa induk," jelas dia.
Khusus untuk pengecekan bagi calon pelanggan tersebut, lanjutnya, salah satu indikator yang akan digunakan adalah pemakaian sambungan listrik rumahnya tidak melebihi daya 1300 Volt Ampere (VA) di samping beberapa indikator lainnya yang menjadi acuan.
Hal itu dilakukan guna memastikan bantuan sambungan gratis tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat yang menjadi sasaran penerimanya, sehingga upaya pemenuhan target cakupan akses ketersediaan bisa dicapai sesuai perencanaan awal.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat kategori tidak mampu yang belum diakses oleh jaringan air bersih agar bersedia memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Segera daftarkan diri anda hingga 05 Desember 2015 untuk diproses secara administrasi agar sarana layanan air bersih bisa dinikmati sehingga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan," kata dia.
Sebelumnya, Wakil Presiden Yusuf Kalla memerintahkan seluruh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk merealisasikan target 10 juta sambungan air bersih di seluruh Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Ia juga mengimbau kepala daerah dan wakil rakyat di daerah agar tidak memanfaatkan isu air bersih untuk mengangkat popularitas. Misalnya dengan melarang PDAM menaikkan tarif akses air bersih dan menghambat perkembangan bisnis perseroan sehingga masyarakat turut dirugikan pada akhirnya. (*)
Pewarta: Rully Firmansyah
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
