
Keluarga DY Minta Media Berimbang
Rabu, 25 November 2015 22:43 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Pihak keluarga DY, korban dugaan pembunuhan oleh oknum dosen yaitu terdakwa IK, meminta media berimbang dalam membuat pemberitaan tentang permasalahan itu.
"Jujur saya sangat menyesalkan tidak berimbangnya pemberitaan yang dilakukan oleh media. Saya tidak bermaksud menjelek-jelekkan, tapi kami dari pihak keluarga mengaku kecewa," kata orang tua DY, Azril Aziz di Pengadilan Negeri Padang, Rabu.
Pertama, katanya, mengenai pemberitaan yang menyebutkan bahwa terdakwa IK, melakukan pembunuhan karena cemburu korban DY melakukan perselingkuhan.
"Diberitakan bahwa DY melakukan perselingkuhan. Namun hanya bersumber dari perkataan terdakwa saja, tidak ada dari kami pihak korban," katanya.
Seharusnya, lanjut Azril, pihak korban juga diberikan kesempatan untuk memberikan keterangan.
"Kami tidak mempermasalahkan media membuat beritanya, yang kami minta cuma ada juga ruang bagi kami pihak korban," ujarnya.
Pemberitaan selingkuh itu, lanjutnya, tentunya menciptakan persepsi lain bagi yang membaca pemberitaan tersebut. Sementara keterangan itu hanya bersumber dari sepihak.
Saat ditanyai tentang keadaan putra dan putri buah pernikahan DY dan IK saat ini, ia mengatakan keadaan fisik anaknya mulai membaik. Hanya saja dinilai masih ada beban psikis yang dialami.
Saat ini anaknya masih dalam perlindungan keluarga. Keadaan fisiknya baik, hanya saja prestasinya di sekolah tidak seperti biasa," katanya.
Sebelumnya, sidang dugaan pembunuhan itu dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Saksi yang dihadirkan sebanyak tiga orang, yakni orang tua laki-laki korban Azril Aziz, adik korban Robert Valentino, dan kerabat kerja korban di Bank BRI Padang Yulianti Nishrina.
Usai memeriksa ketiga saksi, majelis hakim Pengadilan Negeri Klas I A Padang yang diketuai Badrun Zaini, memutuskan untuk menunda persidangan hingga pekan depan. (*)
Pewarta: Fathul Abdi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
