Logo Header Antaranews Sumbar

Satu Tewas Kecelakaan di Pasaman Barat

Kamis, 19 November 2015 22:27 WIB
Image Print

Simpang Ampek, (AntaraSumbar) - Satu orang tewas pada kecelakaan di jalan Batang Lapu Parit Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis.

Kecekaan lalu-lintas itu antara sepeda motor merk Satria FU tanpa nomor polisi dengan mobil dump truk BA BA 8252 PU.

Kepala Satuan Lalu-Lintas Polres Pasaman Barat, AKP Joni Darmawan didampingi Kanit Laka, Ipda Zulfikar mengatakan korban yang tewas itu adalah pengendara sepeda motor, Karlisman (29).

Korban beralamat di Kampung Padang Utara Jorong Kampung Padang Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas.

Korban mengalami pergelangan kaki kiri patah terbuka. Kemudian kepala bagian belakang lebam keluar darah dari hidung dan mulut serta meninggal dunia.

Ia menjelaskan kecekaan maut itu berawal ketika sepeda motor Satria FU tanpa nomor polisi yang dikenderai oleh Karlisman yang datang dari arah Air Balam Kecamatan Koto Balingka menuju Ujung Gading dengan kecepatan tinggi.

Kemudian, sesampai di tempat kejadian peristiwa (TKP) setelah melewati tikungan ke kanan hilang kendali ke kanan jalan. Lalu Karisman menabrak mobil Dump Truck BA 8252 PU yang datang dari arah berlawanan yang dikemudikan oleh Doni (21).

"Kerugian materi akibat kejadian itu sebesar Rp5juta. Korban sempat dibawa ke rumah sakit terdekat, namun korban tidak dapat diselamatkan," kata Kasat Lantas Joni Darmawan.

Pihaknya sudah ke lokasi untuk melakukan identifikasi lapangan. Bahkan sejumlah saksi dan barang bukti di TKP sudah diamankan ke kantor Satlantas Pasaman Barat guna dilakukan proses hukum.

"Kepada pengendara jalan raya dihimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu linta. Guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas," sebutnya.

Ia menambahkan kecelakaan lalu lintas 2015 ini meningkat dibanding tahun lalu. Tercatat pada tahun 2015 ini ada 90 kasus. Sedangkan di 2014 lalu hanya 84 kasus.

Berdasarkan data Satlantas Polres Pasbar, kecelakaan lalu lintas tahun 2014, yaitu 84 kasus, meninggal dunia (MD) 61 orang, luka berat 43 orang, luka ringan 69 orang, dengan kerugian materi Rp216,15 juta.

Sementara tahun 2015 sampai bukan September tercatat 90 kasus Laka Lantas dengan rincian 65 orang meninggal dunia, luka berat 54 orang, luka ringan 66 orang dengan kerugian materil Rp153,45 juta. Jumlahnya naik 1,07 persen dibanding tahun 2014 lalu.
Kanit Laka Ipda Zulfikar menambahkan, umumnya kecelakaan lalu lintas itu didominasi oleh kalangan anak usia produktif, yakni anak usia sekolah setingkat SMP dan SLTA. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026