
Serapan Anggaran Rendah, Wako Kumpulkan Pejabat SKPD
Kamis, 10 September 2015 17:19 WIB

Padang Panjang, (AntaraSumbar) - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengumpulkan pejabat eselon II dan III yang ada di daerah itu, terkait masih rendahnya serapan APBD 2015.
"Wali Kota sengaja mengumpulkan pejabat pagi tadi untuk memberikan keterangan, kalau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak perlu ragu-ragu menyelenggarakan kegiatan, asal sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar dilanjutkan," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Padang Panjang Ampera Salim di Padang Panjang, Kamis.
Ia mengatakan, dari total keseluruhan SKPD yang ada di Padang panjang ternyata serapan anggaran pembangunan total keseluruhan masih berkisar 39 persen memasuki triwulan ketiga menjelang triwulan keempat.
Menurut Wali Kota, bila serapan anggaran tetap sedikit nanti di akhir tahun akan menumpuk jadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Dengan demikian pekerjaan otomatis tidak terlaksana sesuai dengan target semula.
Untuk itu katanya, masing masing SKPD hendaklah saling mendukung memberi tahu kawannya. "Jika ada yang belum paham bertanyalah kepada yang lebih tahu. Sebaliknya terhadap yang punya ilmu tolong tunjukkan kawannya yang masih ragu-ragu menyelenggarakan kegiatan," jelasnya.
Selain itu Wali Kota meminta jajaran kabinetnya harus solid. Merasa bersatu dalam membangun Padang Panjang. "Jangan ada yang berkhianat. Kalau ada yang tampak berkhianat agar segera diberitahu, supaya dia tidak mengganggu jalannya pemerintahan," sebutnya.
Ia mengatakan, membangun Padang Panjang berarti membangun Sumbar, membangun Sumbar berarti membangun Indonesia. Karenanya dia minta jajaran Pemko Padang Panjang untuk bekerja dengan tulus dan sepenuh hati.
Hingga kini tercatat, beberapa SKPD yang serapan anggarannya masih di bawah 39 persen, namun Wali Kota tidak memberi tahu secara detail SKPD yang bersangkutan.
"Ada beberapa SKPD yang masih di bawah 39 persen serapan pembangunannya seperti 15 persen, 18 persen, 27 persen, 37 persen 31 persen dan 20 persne," sebutnya.
Anggota DPRD Padang Panjang Nasrullah berharap SKPD yang ada bisa melaksanakan kegiatan dengan maksimal, sehingga tidak terjadi SiLPA di akhir tahun anggaran.
"Kami juga meminta kepada Pemkot Padang Panjang bisa merealisasikan kegiatan yang dibuat pada 2015, sehingga pembangunan bisa dirasakan masyarakat," katanya. (*)
Pewarta: Zulham Beni Kusuma
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
