Logo Header Antaranews Sumbar

Gubernur Sumbar Sidak Pencetakan Soal UN 2015

Kamis, 12 Maret 2015 14:19 WIB
Image Print
Irwan Prayitno

Padang, (Antara) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno melakukan inspeksi mendadak ke Perusahaan Daerah (Perusda) PT Grafika Jaya Sumbar untuk melihat proses pencetakan soal Ujian Nasional (UN) 2015 untuk daerah itu. "Kita meminta perusahaan yang mencetak soal ini untuk memastikan soal UN yang dicetak tidak mengalami kebocoran," kata dia di Padang, Kamis. Menurut dia, tujuan UN adalah untuk menilai dan mengukur prestasi sekolah dan daerah, karena itu tidak boleh ada kebocoran soal agar indikator yang dibutuhkan benar-benar bisa didapatkan. Melihat proses pencetakan dan pengamanan yang dilakukan, dia optimis soal UN 2015 untuk Sumbar bisa dipertanggungjawabkan kerahasiaannya. "Kami melihat ada penjagaan melekat di pintu menuju ruang percetakan, pemeriksaan saat keluar masuk dan disediakan pula pantauan melalui CCTV yang bisa diakses hingga ke pusat. Diharapkan pengamanan yang ketat ini bisa menjamin kerahasiaan soal yang sedang dicetak," kata dia. Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Syamsulrizal mengatakan antisipasi oleh pihak PT Grafika itu diperkuat dengan pengawasan melekat dari tim pengawas yang dibentuk Disdik setempat. "Harapan kita, kebocoran yang ditakutkan sejumlah pihak bisa diantisipasi dengan pengamanan ini," kata dia. Dia mengatakan, untuk 2015 hanya delapan daerah yang soal ujiannya di cetak di daerah masing-masing, termasuk Sumbar. "Proses tendernya tentu saja independen di pusat, tetapi dengan dicetaknya soal UN Sumbar di Padang, diharapkan distribusi soal UN akan lebih mudah dan cepat," kata dia. Dia juga berharap, pengalaman PT Grafika Jaya Sumbar dalam hal pencetakan soal UN 2015 tersebut, akan bisa membuat Perusda tersebut kembali bisa mencetak soal UN tahun berikutnya. Sementara itu, Direktur Utama PT.Grafika Jaya Sumbar, Dasril mengatakan proses pencetakan soal UN 2015 untuk SMA sederajat di Sumbar telah 90 persen selesai. "Target kami, hari ini semua proses pencetakan telah selesai sehingga tinggal proses penyampulan saja," kata dia. Maksimal menurut dia, pada 29 Maret semua soal itu sudah masuk ke gudang Dinas Pendidikan Sumbar. Sedangkan untuk soal SMP sederajat menurut dia, master soal baru akan datang pada 15 Maret. "Kita lakukan secara bertahap," kata dia.(**/mko/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026