
DK PBB Kutuk Serangan Bus Listrik di Ukraina

PBB, (Antara/AFP) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa, termasuk Rusia, mengutuk keras penembakan "tercela" Kamis atas bus listrik di Ukraina timur dan mengatakan mereka yang bertanggung jawab harus dibawa ke pengadilan. Setidaknya 13 orang sebagian besar orang tua tewas ketika tembakan memukul bus listrik di kubu pemberontak pro-Rusia, Donetsk, dalam serangan yang dicap Moskow sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Dalam satu pernyataan yang diadopsi oleh 15 anggota, dewan menyerukan "Investigasi obyektif" dan menggarisbawahi perlunya untuk "membawa pelaku tindakan tercela itu ke pengadilan." Hal ini juga menegaskan kembali dukungan untuk perjanjian perdamaian Minsk yang dicapai pada September yang sekarang menjelang runtuh menyusul meningkatnya pertempuran antara pemberontak pro-Moskow dan pasukan pemerintah Kiev. Lebih dari 5.000 orang telah tewas dalam perang sembilan bulan di Ukraina timur dan satu juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam krisis kemanusiaan terburuk di Eropa sejak perang Balkan tahun 1990-an. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
