Logo Header Antaranews Sumbar

PM: 49 Turki yang Diculik Gerilyawan IS Dibebaskan

Minggu, 21 September 2014 06:31 WIB
Image Print

Istanbul, (Antara/AFP) - Puluhan warga Turki yang disandera oleh gerlyawan garis keras Negara Islam (IS) di Irak utara selama lebih dari tiga bulan telah dibebaskan dan dibawa ke Turki, kata Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu, Sabtu. "Pagi-pagi warga negara kita itu diserahkan kepada kami dan kami membawa mereka kembali ke negara kita. Pada pukul 05.00 waktu setempat mereka memasuki negara," kata Davutoglu kepada wartawan saat kunjungan resmi ke Azerbaijan. Dia menambahkan bahwa semua sandera yang dibebaskan berada dalam kesehatan yang baik. Pejuang IS, yang sebelumnya disebut Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan Negara Islam Irak dan Lebant (ISIL) menculik warga 49 Turki termasuk diplomat, anak-anak dan pasukan khusus dari konsulat Turki di Mosul pada 11 Juni, saat mereka merampas wilayah luas di Irak utara. Davutoglu mengatakan, ia mempersingkat perjalanan ke Baku untuk bertemu para sandera di kota Turki selatan Sanliurfa dekat perbatasan Suriah. Keadaan pembebasan mereka tidak segera jelas. Turki, anggota NATO dan sekutu penting Washington di wilayah tersebut, telah enggan untuk mengambil bagian dalam operasi tempur melawan pejuang IS, atau memungkinkan koalisi pimpinan AS untuk menggunakan pangkalan udara guna serangan terhadap para jihadis,mengutip keprihatinannya atas untuk keselamatan para sandera. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026