Konsumsi Ikan Cegah Perempuan dari Kehilangan Pendengaran

id Konsumsi Ikan Cegah Perempuan dari Kehilangan Pendengaran

Washington, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebuah penelitian di Amerika Serikat menyebutkan mengkonsumsi dua porsi atau lebih ikan per pekan bisa mengurangi resiko kehilangan pendengaran pada perempuan. "Kehilangan pendengaran memiliki prevalensi tinggi dan seringkali merupakan kondisi kesehatan kronis yang melumpuhkan," kata Sharon Curhan dari Brigham and Women's Hospital di Boston dalam satu pernyataan, Rabu (10/9). Ia memimpin studi mengenai manfaat ikan tersebut. "Walaupun kemerosotan pendengaran seringkali dipandang sebagai aspek tak terelakkan dari usia tua, identifikasi beberapa faktor resiko yang bisa diubah telah memberi pandangan mendalam baru mengenai kemungkinan pencegahan atau penundaan kehilangan pendengaran," kata Curhan. Studi baru itu, yang disiarkan daring di American Journal of Clinical Nutrition, meneliti kaitan antara konsumsi seluruh dan jenis tertentu ikan, rangkaian panjang Omega-3 asam lemak tak jenuh ganda (PUFA), dan kehilangan pendengaran yang dilaporkan sendiri oleh perempuan. Dari 65.215 perempuan yang perkembangan mereka diikuti dari 1991 sampai 2009, 11.606 kasus kehilangan pendengaran dilaporkan, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam. Ketika dibandingkan dengan perempuan yang jarang mengkonsumsi ikan, perempuan yang makan ikan, dua porsi atau lebih per pekan, memiliki resiko 20 persen lebih rendah untuk kehilangan pendengaran, kata studi tersebut. Ketika diteliti secara individu, konsumsi lebih banyak jenis ikan tertentu memiliki kaitan dengan resiko kehilangan pendengaran. Konsumsi lebih banyak rangkaian panjang Omega-3 PUFA juga berkaitan dengan resiko kehilangan pendengaran. "Konsumsi setiap jenis ikan --seperti tuna, atau kerang-- cenderung memiliki hubungan dengan resiko yang lebih rendah," kata Curhan. "Temuan ini menunjukkan bahwa makanan itu mungkin penting dalam pencegahan kehilangan pendengaran," ia menambahkan. (*/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.