Logo Header Antaranews Sumbar

Korsel Berikan 13,3 Juta Dolar untuk Bantuan Proyek PBB Korut

Senin, 11 Agustus 2014 13:27 WIB
Image Print

Seoul, (Antara/AFP) - Korea Selatan Senin mengatakan pihaknya akan memberikan 13,3 juta dolar AS dalam pendanaan proyek-proyek kemanusiaan Perserikatan Bangsa Bangsa di Korea Utara - paket bantuan tidak langsung kedua untuk Korut dalam sebulan. Kementerian Unifikasi Seoul menjelaskan, tujuh juta dolar akan diberikan kepada proyek Program Pangan Dunia (WFP) di Utara, dan 6,3 juta dolar untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keputusan itu muncul sebulan setelah kementerian menyetujui 2,9 juta dolar sebagai dukungan keuangan kelompok-kelompok sipil Seoul yang diberikan sebagai bantuan kepada Korea Utara. Ini adalah pertama kalinya bahwa Seoul telah mendanai proyek-proyek sipil seperti itu dalam empat tahun, setelah pemerintah memberlakukan sanksi ekonomi keras bagi Pyongyang. Korsel memotong sebagian besar perdagangan dan bantuan kepada Korut pada tahun 2010, setelah tenggelamnya korvet angkatan laut Cheonan yang menewaskan 46 orang. Seoul menuduh Pyongyang mentorpedo kapal itu, meskipun Pyongyangselalu marah membantah pihaknya terlibat dalam kasus itu. Hubungan lintas-perbatasan sebagian besar juga tetap dingin selama bertahun-tahun sejak itu, namun Seoul terkadang menawarkan dana bantuan untuk proyek-proyek PBB di Korut dengan alasan kemanusiaan. Namun pengumuman Senin menandai pendanaan pertama untuk WFP sejak 2007. PBB memperkirakan bahwa hampir 2,4 juta orang di Korutmembutuhkan bantuan makanan biasa dan 28 persen anak balita menderitamalnutrisi kronis. Pyongyang telah bersikap jinak-jinak merpati dalam beberapa bulan terakhir, melakukan serial diperpanjang uji rudal sementara sesekali membuat gerakan perdamaian terhadap Seoul. Korut telah mengusulkan mengirimkan atlet dan penggembira ke Asian Games yang dimulai akhir September di kota Incheon Korea Selatan. Tetapi pembicaraan untuk memilah logistik runtuh pada bulan lalu dengan Korut menuduh Korsel arogansi, serta mengancam untuk memboikot acara tersebut. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026