Sumbar Jalin "Sister Province" dengan Fes-Boulemane Maroko
Minggu, 1 Juni 2014 9:25 WIB
London, (Antara) - Provinsi Sumatera Barat menjalin kerja sama "sister province" dengan Pemerintah Daerah Fes-Boulemane Maroko melalui Pernyataan Kehendak (Letter Of Intent) Kerja Sama Provinsi Bersaudara yang ditandatangani perwakilan masing-masing di Kantor Wilayah/Gubernur Fes-Boulemane Maroko.
"Dari Pemprov Sumatera Barat diwakili Kepala Biro Pemerintahan, Drs Syafrizal MM, sedangkan dari Pemerintah Daerah Fes-Boulemane diwakili oleh Presiden Dewan Daerah, Mohamed Douiri," kata Sekretaris III/Pelaksana Fungsi Pensosbud, Suparman Hasibuan, kepada Antara London, Minggu.
Hadir dalam acara penandatanganan itu antara lain delegasi Pemprov Sumbar, pejabat Pemerintah Daerah Fes-Boulemane, akademisi, media massa, Wali/Gubernur Fes-Boulemane Mohamed Dardouri, serta Dubes RI untuk Maroko Tosari Widjaja.
Salah satu butir penting dalam Pernyataan Kehendak (Letter Of Intent) adalah kedua provinsi sepakat untuk menindaklanjuti ke dalam suatu penandatanganan MoU tentang Kerja Sama Provinsi Bersaudara yang meliputi kerja sama di berbagai bidang antara lain di bidang ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan pendidikan.
Presiden Dewan Daerah Fes-Boulemane menyampaikan ucapan selamat datang kepada Delegasi Sumbar dan kesiapannya untuk melakukan kerja sama di berbagai bidang yang diminati dengan aktivitas yang menguntungkan dan bermanfaat bagi kedua provinsi.
Pada kesempatan itu, Wali/Gubernur Fes-Boulemane mengharapkan juga dikembangkan kerja sama antarparlemen kedua daerah.
Sementara Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sumbar menyampaikan salam hangat Gubernur Sumbar yang tidak dapat hadir karena beberapa agenda penting di Indonesia, dan mengharapkan kerja sama "Sister Province" untuk kedua provinsi akan dapat meningkatkan hubungan kedua negara di berbagai bidang.
Dubes Tosari Widjaja menekankan adanya kesamaan latar belakang sejarah dan sosial budaya yang erat antara Provinsi Sumatera Barat dan Daerah Fes-Boulemane mendorong KBRI Rabat memfasilitasi agar kedua provinsi menjajaki kerja sama kemitraan dalam "Sister Province".
"Realisasi Kesepakatan Kerja Sama Sister Province akan menjadi gerbang pembuka bagi Sumatera Barat dan Daerah Fes-Boulemane untuk melakukan kerja sama di berbagai bidang termasuk perdagangan, pariwisata, industri kecil dan menengah (UKM), pendidikan, dan kebudayaan," ujar Dubes Tosari Widjaja.
Fes-Boulemane merupakan wilayah ketiga terbesar di Maroko dengan penduduk sekitar sejuta orang dan mempunyai beberapa bangunan bersejarah yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai World Heritage Site.
Di Maroko, dalam sejarahnya, Fes dikenal sebagai Ibu Kota Ilmu Pengetahuan dan Spiritual yang banyak mencetak ilmuan dan ulama terkenal Maroko.
Keberadaan dua universitas terkemuka, yaitu Universitas Al-Qarawiyyin sebagai universitas tertua dan Universitas Sidi Mohamed ben Abdellah menjadikan Fes sebagai Kota Pendidikan di Maroko saat ini. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pariaman dan pesantren jalin kerjasama tingkatkan akhlak generasi dan pendidikan Islam
31 January 2026 14:57 WIB
BRI Region 3 Padang jalin kerjasama dengan Kejati terkait penanganan hukum perdata dan tata usaha negara
28 January 2026 15:58 WIB
Dukung pembiayaan Flyover Sitinjau Lauik, HPSL jalin sinergi dengan perbankan
12 December 2025 7:49 WIB
Bank Nagari jalin kerjasama pembiayaan motor premium dengan Motoplex Pekanbaru
14 November 2025 20:12 WIB
Rutan Lubuk Sikaping jalin sinergi dengan komunitas seni suaro talago Pasaman
30 September 2025 15:28 WIB
Pemkab Pasaman Barat jalin kolaborasi gelar pangan murah bersama BI, Bulog dan BSI
26 September 2025 18:04 WIB
Kantor Pertanahan Pasaman-Sekda jalin silaturahmi, perkuat sinergi layanan pertanahan
02 September 2025 20:10 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018