Indeks Dow dan S&P di Rekor Baru, Nasdaq Turun
Sabtu, 31 Mei 2014 7:05 WIB
New York, (Antara/AFP) - Indeks Dow dan S&P 500 ditutup di rekor tertinggi baru pada Jumat (Sabtu pagi WIB), menyusul kegiatan merger dan akuisisi baru, namun indeks komposit Nasdaq sedikit menyusut.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 18,43 poin (0,11 persen) menjadi berakhir pada 16.717,17, sedikit di atas rekor sebelumnya kurang dari dua poin.
Indeks S&P 500 menguat 3,54 poin (0,18 persen) menjadi ditutup pada 1.923,57, mencatat rekor untuk hari kedua berturut-turut.
Namun indeks komposit teknologi Nasdaq turun 5,33 poin (0,13 persen) menjadi ditutup pada 4.242,62.
Saham-saham naik setelah Valeant Pharmaceuticals menaikkan tawaran bagi pembuat Botox, Allergan, untuk kedua kalinya dalam minggu ini. Saham Valeant naik 1,5 persen, sedangkan Allergan melompat
5,7 persen.
Anggota Dow, Microsoft, mengumumkan kemitraan baru dengan Salesforce.com untuk menggunakan peralatan Microsoft pada aplikasi Salesforce dan platform. Saham Microsoft naik 1,5 persen, sementara Salesforce turun 3,3 persen.
Peritel material perbaikan rumah Lowe maju 0,2 persen setelah meningkatkan dividen kuartalannya sebesar 28 persen menjadi 23 sen per saham.
Jaringan pakaian kasual Express merosot 7,5 persen setelah melaporkan penurunan 11 persen pada penjualan kuartal pertamanya dan memproyeksikan laba tahunan 74-90 sen per saham. Para analis telah memperkirakan keuntungan 1,14 dolar AS per saham.
Splunk, yang bekerja di analisis "big data", jatuh 16,4 persen meskipun meningkatkan perkiraannya. Perusahaan sekarang mengharapkan penjualan tahunan sebesar 402-410 juta dolar AS, naik dari proyeksi sebelumnya sebesar 400 juta dolar AS.
Deutsche Bank mengatakan investor kecewa Splunk tidak menunjukkan pertumbuhan lebih kuat dalam tagihan-tagihan dan beberapa metrik yang dipantau luas lainnya selama kuartal pertama.
Nilai pengecer Big Lots melonjak 13,1 persen karena labanya 50 sen per saham mengalahkan perkiraan para analis sebesar enam sen.
Harga obligasi bervariasi. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS berjangka waktu 10-tahun tetap stabil di 2,46 persen, tingkat yang sama seperti Kamis, sementara pada obligasi 30-tahun merosot ke 3,31 persen dari 3,33 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Sabtu pagi turun tajam, catat kerugian mingguan terbesar 2023
25 February 2023 7:51 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi turun, investor tunggu langkah Fed selanjutnya
07 February 2023 6:16 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street turun, setelah gagal pertahankan reli dua hari
06 October 2022 6:46 WIB, 2022
Saham-saham Wall St ditutup turun, perdagangan bergejolak setelah pernyataan Powell
23 June 2022 6:53 WIB, 2022
Saham-saham Wall St berakhir turun tajam, Dow Jones turun lebih dari 1.100 poin
19 May 2022 6:58 WIB, 2022
Saham-saham Wall St berakhir turun karena Powell rencanakan suku bunga naik 50 bps
22 April 2022 6:23 WIB, 2022
Saham-saham Wall Street turun tajam, krisis Ukraina-Rusia membuat investor gelisah
23 February 2022 7:40 WIB, 2022
Saham-saham Wall St ditutup beragam, Indeks Dow Jones turun pasca-risalah Fed
17 February 2022 7:14 WIB, 2022