Panglima Militer Mali Ajukan Permohonan Pengunduran Diri
Jumat, 30 Mei 2014 13:54 WIB
Bamako, (Antara/Reuters) - Panglima militer Mali Jenderal Mohamane Toure mengajukan permohonan pengunduran diri, Kamis, setelah usaha gagal militer merebut kota Kidal --yang dikuasai gerilyawan Tuareg, kata tiga sumber militer.
Jenderal Toure, jika permohonan pengunduran dirinya disetujui oleh Presiden Ibrahim Boubacar Keita, akan merupakan pejabat senior kedua yang mengudurkan diri setelah Menteri Pertahanan Soumeylou Boubeye Maiga mundur pada Selasa, setelah pertempuran yang menewaskan 50 orang itu.
"Ia mengajukan surat permohonan pengunduran dirinya kepada presiden pagi ini. Kami belum menerima jawaban, kami tidak tahu apakah itu akan disetujui atau tidak," kata satu sumber militer yang dekat dengan jenderal itu kepada Reuters.
Satu sumber militer lainnya yang dekat dengan kantor presiden Mali mengonfirmasian panglima militer itu mengajukan permohonan pengunduran diri.
Tentara Mali melancarkan satu serangan di Kidal, Rabu lalu, setelah bentrokan meletus di kota Mali Utara itu sewaktu Perdana Menteri Moussa Mara mengunjungi kota itu. Pemerintah mengatakan Presiden Keita tidak memberikan perintah bagi serangan itu.
Pasukan Mali segera dikeroyok oleh pasukan gerilyawan, yang mengatakan mereka kemudian merebut tujuh kota lainnya di daerah utara sementara pasukan perdamaian PBB dan Prancis menolak melakukan intervensi.
Aksi yang gagal itu mengancam ambruknya perundingan perdamaian antara pemerintah dan gerilyawan, dan menyeret kembali negara Afrika Barat yang miskin itu ke dalam perang. Satu gencatan senjata kemudian ditengahi Uni Afrika dan PBB. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018