Pemberontak Ukraina Benarkan Tahan Pengamat Osce
Kamis, 29 Mei 2014 14:58 WIB
Moskow, (Antara/AFP) - Pemimpin pemberontak di kota Slavyansk di Ukraina timur pada Kamis membenarkan bahwa mereka menahan empat pengamat dari badan keamanan Eropa OSCE dan akan membebaskan mereka.
"Empat sekawan itu, yang hilang sejak Senin, dalam keadaan baik," kata Vyacheslav Ponomaryov, yang menyatakan diri sebagai wali kota rakyat Slavyansk dalam pernyataannya kepada kantor berita Interfax.
"Kami sudah katakan pada mereka untuk tidak pergi kemanapun untuk sementara waktu namun keempat orang ini ternyata sangat bersemangat. Tentu saja mereka kami tahan."
"Tidak ada yang menangkap mereka. Kami yang menahan mereka. Sekarang kami akan mencari tahu siapa mereka, kemana mereka pergi dan kenapa, dan kami akan membebaskan mereka," kata Ponomaryov.
Ia menduga tim itu terlibat dalam aksi mata-mata.
Para pengamat dari Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa(OSCE) yang bermarkas di Wina itu, masing-masing berkebangsaan Denmark, Estonia, Turki dan Swiss, hilang saat terjadinya penutupan jalan oleh pemberontak di luar kota Donetsk pada Senin.
Pihak berwajib Ukraina pada Rabu mengatakan bahwa keempat pengamat itu ditangkap oleh pemberontak pro-Rusia.
Kelompok kedua yang terdiri atas 11 pengamat ditahan di kawasan yang sama di Donetsk pada Rabu namun OSCE kemudian menyatakan telah berhasil menghubungi mereka.
Presiden Swiss dan kepala OSCE Didier Burkhalter pada Rabu mengecam penahanan para pengamat itu dan menyebutnya sebagai "aksi sabotase".
Dalam sebuah pernyataan, Burkhalter mengimbau agar mereka segera dilepaskan tanpa syarat. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kualifikasi Piala Dunia 2026 : Prancis tekuk Azerbaijan, Ukraina atasi Islandia
17 November 2025 6:47 WIB
Prancis buka Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Ukraina
06 September 2025 4:47 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018