Sebelas Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Militer Afrika Selatan
Kamis, 6 Desember 2012 20:47 WIB
Johannesburg, (ANTARA/Reuters) - Sebanyak 11 orang tewas, ketika satu pesawat militer Afrika Selatan mengalami kecelakaan selama cuaca buruk di satu daerah terpencil di pegunungan Drakensberg di bagian timur negeri itu, kata Kementerian Pertahanan, Kamis.
Juru bicara pemerintah membantah laporan pesawat tersebut membawa personel medis untuk menemui mantan presiden Nelson Mandela, kata media setempat.
"Di pesawat ada enam anggota awak dan lima penumpang dan dikonfirmasi bahwa tak ada penyintas," kata Kementerian Pertahanan di dalam satu pernyataan.
Pesawat Dakota C-47 meninggalkan pangkalan udara di dekat Pretoria, Rabu (5/12), dan melakukan penerbangan ke Mthatha di Provinsi Eastern Cape ketika hilang, kata kementerian tersebut sebagaimana dikutip Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis malam.
Dokter militer yang bertanggungjawab atas kesehatan Mandela (94) seringkali terbang ke Bandar Udara yang sama di Eastern Cape sebelum melanjutkan perjalanan ke rumah Mandela di Qunu, desa tempat pemimpin anti-apartheid tersebut dilahirkan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update korban kecelakaan beruntun di Panyalaian, lima tewas dan tiga luka-luka
26 January 2026 18:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018