Abu Dhabi, (Antara/KUNA-0ANA) - Putra Mahkota Abu Dhabi yang juga Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammad bin Zayed Al Nahyan, Selasa membahas secara terpisah hubungan bilateral dengan Perdana Mesir Ibrahim Mahlab. Dia juga membahas hal yang sama dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Saud Al-Faisal. Menurut pernyataan yang dikeluarkan kantor berita UAE (WAM), Sheikh Mohammad membahas dengan Mahlab kemajuan hubungan bilateral serta isu-isu kepentingan bersama. "Mereka juga meninjau hubungan kerja sama di bidang pembangunan, sosial dan ekonomi lainnya dan cara-cara untuk meningkatkan mereka," demikian pernyataan itu. Sheikh Mohammad mengatakan, kedua negara terlibat konsultasi kontinyu mengenai isu-isu umum, berkat dukungan dan tindaklanjut dari kepemimpinan mereka. Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan internasional terbaru. Perdana Menteri Mesir menyatakan kepuasannya mengenai tingkat koordinasi dan kerja sama antara kedua negara, dan berterima kasih kepada kepemimpinan UAE serta minat yang tulus pada stabilitas, keamanan dan masa depan Mesir. Mahlab menyampaikan terima kasih dari rakyat Mesir kepada UAE atas dukungan yang terus menerus untuk pembangunan, program-program ekonomi dan sosial yang saat ini sedang berlangsung di berbagai belahan Mesir, yang meliputi pembangunan sekolah, rumah-rumah dan renovasi rumah sakit. Sementara itu, pernyataan tersebut menambahkan bahwa menteri Saudi menyampaikan pesan lisan dari Raja Saudi Abdullah bin Abdulaziz yang menyorot peningkatan hubungan strategis antara kedua negara. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas penanganan perkembangan di kawasan tersebut, dan isu-isu yang berkaitan dengan memperkuat semua jenis kerja sama bilateral. (*/sun)