Pejabat Unicef Soroti Nasib Buruk Anak di CAR
Rabu, 14 Mei 2014 10:28 WIB
PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Seorang pejabat senior Dana Anak PBB (UNICEF), Selasa (13/5), menyeru masyarakat internasional agar "bangkit" dan membantu mengakhiri sesegera mungkin krisis di Republik Afrika Tengah (CAR) --tempat anak-anak menghadapi kekerasan yang mengerikan.
"Situasi anak-anak di CAR sangat rentan dan tak bisa diramalkan," kata Souleymane Diabate, Wakil UNICEF di CAR, kepada wartawan di Markas PBB di New York.
"Anda pandang mata mereka dan mata itu kosong. Namun bukan cuma kekerasan, itu adalah perbuatan yang membuat cacat, pemotongan, kekejaman mengerikan," katanya.
Menurut data UNICEF, 194 anak telah cacat dan dibunuh sejak Desember 2013, termasuk melalui pemenggalan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
Pertempuran di CAR telah berubah menjadi bentuk sektarian setelah kudeta 2012 dan sejak itu telah menjadi makin brutal, sementara laporan beredar mengenai pelanggaran hak asasi manusia dan bentrokan balas dendam antara milisi ani-Balaka (anti-Parang) dan Seleka.
Ratusan ribu orang telah menjadi pengungsi baik di dalam maupun luar negeri, dan 2,2 juta orang memerlukan bantuan kemanusiaan.
"Seluruh warga CAR terpengaruh secara langsung maupun tidak langsung oleh krisis tersebut, termasuk anak-anak," kata Wakil UNICEF itu. "Itu adalah mimpi buruk, tapi sayangnya itu semua benar-benar nyata." (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UNICEF: tragis dan mengenaskan ada bayi meninggal kedinginan di Gaza
01 January 2025 10:51 WIB, 2025
ADB-UNICEF komitmen bantu anak dan kaum muda Indonesia dalam perangi COVID-19
14 April 2020 10:46 WIB, 2020
Kepastian anak dapatkan hak kesehatan penting saat pandemi, menurut UNICEF
11 April 2020 13:50 WIB, 2020
UNICEF: Jutaan anak tak dapat vaksin campak akibatkan wabah penyakit di dunia
25 April 2019 9:19 WIB, 2019
UNICEF siap bantu pemulihan psikologis korban gempa dan tsunami Sulteng
05 October 2018 11:58 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018