Kemdikbud akan Ambil Alih Sekolah Kedinasan
Minggu, 11 Mei 2014 15:32 WIB
Sorong, (Antara) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana mengambil alih kewenangan sekolah-sekolah kedinasan di Papua Barat terkait dengan banyaknya kasus kekerasan di sekolah daerah itu.
"Kami akan mengambil alih, mulai dari pembinaan akademik hingga seleksi perizinannya," ujar Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud Djoko Santoso di Sorong, Papua Barat, Minggu.
Kemdikbud juga sudah merancang bentuk pengaturan sekolah kedinasan tersebut seperti kurikulum sekolah itu.
Kurikulum sekolah kedinasan akan diatur sepenuhnya oleh Kemdikbud. Begitu juga dengan sistem pembinaan.
Djoko yakin jika di bawah kendali Kemdikbud, budaya kekerasan di sekolah kedinasan akan terhapuskan.
Apalagi, Kemdikbud sudah mewajibkan seluruh kampus yang ada di bawah Kemdikbud untuk menghapus masa orientasi yang disimpulkan menjadi akar dendam antara junior dan senior di kampus.
Dalam sistem akademik sekolah kedinasan yang baru, kata dia, juga akan disusun bagaimana kampus mendekatkan junior dan seniornya.
"Kementerian yang menaungi sekolah itu hanya mengatur sumber daya manusia dan infrastrukturnya saja," tambah dia.
Dia menegaskan bahwa kendali sekolah kedinasan itu sepenuhnya dipegang Kemdikbud. Pihaknya tidak ingin sekolah yang mencetak aparatur negara justru syarat dengan kekerasan. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga karya novel peserta lokakarya sastra Taman Budaya Sumatera Barat akan dibukukan
05 May 2026 20:14 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018