PM Jepang dan Inggris Desak Rusia Atasi Krisis Ukraina
Jumat, 2 Mei 2014 13:20 WIB
London, (Antara/AFP) - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan timpalannya dari Inggris, David Cameron, Kamis, mendesak Rusia untuk membantu mengatasi krisis di Ukraina.
Cameron dan Abe --yang berada di Inggris untuk melakukan kunjungan dua hari-- mengadakan pembicaraan di kantor Perdana Menteri Inggris Downing Street.
"Kedua pemimpin menyeru Rusia untuk menghormati integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina dan bekerja untuk menurunkan ketegangan," kata juru bicara Cameron setelah pertemuan.
"Mereka membahas perlunya diversifikasi energi menjelang pertemuan para menteri energi G7 pekan depan."
Kelompok Tujuh Negara kaya telah berkomitmen untuk menerapkan sanksi baru terhadap Rusia. Para pemimpin mereka bertemu tanpa anggota G8, Rusia, di Brussels pada bulan Juni.
Jepang pekan ini menolak visa untuk 23 warga negara Rusia sebagai bagian dari sanksi, seperti halnya dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat yang menggenjot sanksi mereka sendiri melawan Rusia.
Namun Abe dan Cameron mengatakan mereka ingin menyepakati prinsip perjanjian perdagangan bebas Uni Eropa-Jepang pada tahun 2015.
Selama kunjungannya ke London, Abe pada hari Jumat dijadwalkan mengunjungi Taman Olimpiade di London, lokasi Olimpiade 2012 diadakan, sebagai bagian dari persiapan Tokyo Jepang untuk menggelar Olimpiade 2020. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dua Meriam yang Menolak Pergi: Jejak Jepang di Tengah Hijau Lapangan Golf Semen Padang
10 February 2026 10:53 WIB
Berdayakan Generasi Muda, PT Semen Padang Gelar Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang di Koto Lua
24 October 2025 7:57 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018