Bom Tewaskan Lima Gerilyawan di Pakistan
Rabu, 30 April 2014 15:53 WIB
Miranshah, Pakistan, (Antara/AFP) - Setidaknya lima orang tewas ketika kendaraan mereka menghantam satu bom di pinggir jalan agaknya ditanam oleh satu kelompok saingan di daerah barat laut Pakistan yang rusuh, kata Taliban dan para pejabat, Rabu.
Bom itu menghantam kendaraan Amir Hamza, seorang komandan lokal kelompok Sajna di daerah terpencil Shaktoi, distrik suku Waziristan Selatan Selasa malam, menewaskan dia dan empat sekutunya.
"Seorang komandan lokal kelompok Sajna dan empat sekutunya tewas di tempat," kata pejabat intelijen lokal kepada AFP.Satu sumber gerilyawan mengonfirmasikan insiden itu.
Serangan itu terjadi lima hari setelah satu gencatan senjata yang diharapkan mengakhiri satu pertikaian antara komandan Khan Said Sajna dan para pengikut almarhum Hakimulah Mehsud di daerah-daerah suku itu.
Pejabat intelijen lokal itu dan sumber gerilyawan mengemukakan kepada AFP bahwa insiden itu, yang diperkirakan perang baru gerilywan antara dua kelompok garis keras itu.
Aksi kekerasan meletus awal bulan ini antara faksi-faksi Sajna dan Mehsud, keduanya adalah anggota Tehreek-e-Talban Pakistan, yang terlibat pemberontakan berdarah tujuh tahun terhadap negara itu.
Konflik itu berawal setelah Sajna, komandan senior, ditolak menjadi anggota kepemimpinan TTP setelah pembunuhan pemimpin Mehsud
November lalu, kata pihak gerilyawan.
TTP telah lama dilanda konflik.
Sajna dianggap sebagai kandidat kuat untuk menjadi pemimpin TTP setelah kematian Mehsud.
Tetapi dewan yang menguasai gerakan itu pada saat-saat terakhir memilih Mullah Fazlullah, yang berasal dari Swat dan diperkirakan bersembunyi di Afghanistan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Utang motor sebabkan pengeroyokan hingga tewaskan penagih hutang di Kalibata
12 December 2025 8:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018