Anggota Parlemen Somalia Ditembak Mati, Kedua dalam 24 Jam
Selasa, 22 April 2014 17:14 WIB
Ilustrasi. (Antara)
Mogadishu, (Antara/AFP) - Anggota gerilyawan membunuh seorang anggota parlemen Somalia, Selasa, kata polisi dan saksi. Penembakan serupa kedua dalam 24 jam dan terkini dalam rangkaian serangan di ibu kota Mogadishu.
Abdiaziz Isak ditembak beberapa kali dan tewas seketika, kata perwira polisi Mohamed Delane, yang berada di dekat tempat anggota parlemen itu tewas di distrik Madina.
Seorang anggota parlemen lainnya, Senin tewas dan seorang lagi cedera akibat satu ledakan bom mobil yang diklaim gerilyawan Shebab yang punya hubungan dengan Alqaida, yang mengancam akan membunuh semua anggota parlemen pemerintah dukungan internasional.
"Semua mereka adalah sasaran petempur mujahiddin dan mereka tewas, satu per satu," kata juru bicara Shebab Abdulaiziz Abu Musab kepada AFP.
Kelompok bersenjata itu melarikan diri setelah melakukan pembunuhan Selasa, kata saksi mata dan polisi.
"Saya melihat dua pria muda lari setelah melepaskan beberapa tembakan, salah seorang dari mereka membawa sebuah pistol, seorang lainnya mengikutinya," kata saksi mata Nure Sheih Ali.
Serangan itu terjadi saat pemerintah melaksanakan konfrensi keamanan hari ketiga dan terahir dengan harapan untuk menghentikan serangan Shehab yang terus dilakukan kelompok itu.
Shebab telah diusir dari beberapa lokasi di kota-kota besar Somalia oleh pasukan Uni Afrika yang memiliki mandat dari PBB, tetapi serangan-serangan masih dilakukan secara reguler yang termasuk ledakan-ledakan bom dan serangan gaya gerilya.
Tidak ada satu kelompok pun mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Selasa itu, tetapi Shebab mengatakan merka melakukan serangan Senin, yang menewaskan anggota parlemen Isak Mohamed.
"Para petempur mujahddin menargetkan dan membunuh salah seorang dari mereka yang mengklaim "anggota-anggota parlemen" dan mencederai seorang lainnya," kata Abu Musab, "Orang-orang ingkar itu telah membantu orang-orang kafir."
Serangan-serangan Shebab baru-baru ini yang ditargetkan pada daerah-daerah penting pemerintah atau pasukan keamanan, adalah usaha yang agaknya untuk mendiskreditkan klaim-laim oleh pihak berwenang bahwa mereka memenangkan perang melawan para petempu Islam itu.
Pada Februari, gerilyawan Shebab melakukan satu serangan besar-besaran terhadap istana presiden yang dijaga ketat, menewaskan para pejabat dan penjaga keamanan dalam pertempuran itu.
Pasukan Uni Afrika, bersama dengan tentara pemerintah Somalia bulan lalu melancarkan serangan baru terhadap pangkalan-pangkalan Shebab, merebut beberapa kota, tetapi dengan gerilyawan sebagai besar lari terlebih dulu dan selamat tanpa cedera untuk melakukan serangan balasan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korsel cabut darurat militer setelah parlemen sepakat untuk mengakhiri
04 December 2024 8:33 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018