Paus Franciskus Imbau Promosikan Prakarsa Perdamaian di Suriah
Senin, 21 April 2014 13:49 WIB
Vatikan, (Antara/SANA-0ANA) - Paus Franciskus menyerukan peluncuran prakarsa perdamaian di Suriah, Ukraina, Afrika dan Venezuela, dan menguraikan tentang kemiskinan serius, eksploitasi, dan kemubaziran yang mengganggu beberapa bagian dunia .
Berpidato di hadapan lebih dari 150,000 jemaah yang berkumpul di Lapangan St Peter di Vatikan dalam sambutan Paskah Minggu, Paus mengatakan bahwa perayaan gereja Katolik mengenai Paskah bertepatan dengan orang-orang dari Ortodoks.
Paus berdoa agar semua pihak di Suriah akan bergerak untuk "merundingkan perdamaian yang telah lama ditunggu dan lama tertunda," menuntut dihentikannya penggunaan kekuatan untuk menyebarkan kematian, terutama di jajaran sipil, dan akses yang menjamin bantuan kemanusiaan untuk warga sipil.
"Kami meminta Anda untuk menghibur para korban tindak kekerasan perang saudara di Irak dan untuk mempertahankan harapan yang diajukan oleh dimulainya kembali perundingan antara Israel dan Palestina," kata Paus, menyinggung mengenai konflik Arab-Israel dan situasi di Irak.
Paus juga berdoa untuk perdamaian di Ukraina. Memohon kepada Tuhan, dia mengatakan, "Kami meminta Anda untuk mencerahkan dan menginspirasi prakarsa yang mempromosikan perdamaian di Ukraina, sehingga semua yang terlibat, dengan dukungan dari komunitas internasional, akan melakukan segala upaya untuk mencegah kekerasan."
Dia juga mengingatkan mereka yang menderita di Afrika dan mendesak penghentian "serangan teroris brutal di beberapa bagian Nigeria. Paus mendesak peziarah untuk mempromosikan rekonsiliasi dan persaudaraan," di Venezuela. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018