19 Orang Dikonfirmasi Tewas Akibat Tambang Kebanjiran
Jumat, 18 April 2014 15:53 WIB
Kunming, (Antara/Xinhua-OANA) - Jumlah korban jiwa akibat tambang kebanjiran di Provinsi Yunnan di bagian baratdaya Tiongkok naik jadi 19 pada Jumat, saat petugas pertolongan menemukan 14 mayat lagi, sementara tiga orang belum ditemukan.
Peristiwa itu, yang terjadi pada pukul 04.50 waktu setempat pada 7 April di Tambang Batu Bara Xiahaizi di Kota Qujing, membuat 22 pekerja terjebak di bawah tanah, sementara orang orang lagi diselamatkan, kata markas regu pertolongan.
Para penyelidik percaya banjir tersebut terjadi akibat ledakan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang.
Pada Kamis, petugas pertolongan menemukan empat dan satu mayat lagi pada Rabu (16/4), ketika pencarian di lokasi dimulai.
Ruang bawah tanah yang sempit dan susunan tambang yang rumit telah menghambat upaya pencarian.
Petugas pertolongan terus melakukan pencarian untuk menemukan tiga pekerja tambang lagi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bingung soal proses dan biaya balik nama sertipikat orang tua ke anak? Simak penjelasan berikut
29 April 2026 10:23 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018