Laporan: Jerman akan Tolak Jual Senjata kepada Arab Saudi
Minggu, 13 April 2014 19:57 WIB
Berlin, (Antara/Xinhua-OANA) - Pemerintah Jerman akan menolak untuk menjual tank tempur Leopard 2 kepada Arab Saudi, demikian laporan media Jerman, Ahad.
Wakil Kanselir Jerman dan Menteri Ekonomi Sigmar Gabriel telah berbicara secara internal untuk menentang penjualan tank Leopard 2 kepada Arab Saudi, kata harian nasional pada Ahad, Bild am Sonntag.
Arab Saudi tertarik untuk membeli sebanyak 800 tank Leopard 2 dari pabrik Jerman Kraus-Maffei Wegmann dan Rheinmetall dan berencana untuk membayar sebanyak 18 miliar euro (sebanyak 25 miliar dolar AS) bagi pembelian senjata itu.
Dewan Keamanan Federal Jerman, yang memberi izin bagi eksport senjata Jerman, belum menerima permintaan resmi bagi penjualan senjata kepada Arab Saudi, kata Bild am Sonntag, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad malam.
Arab Saudi telah berusaha membeli tank tempur Jerman selama bertahun-tahun. Namun eksport senjata ke negara Timur Tengah tersebut dilaporkan menjadi masalah kontroversial di Jerman akibat keprihatinan mengenai kebijakan keamanan Riyadh.
Jerman tahun lalu sudah menunda keputusan mengenai apakah akan melanjutkan, atau tidak, penjualan tank Leopard 2 kepada Arab Saudi, kata beberapa laporan. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Skema kerjasama Indonesia-Jerman, Wako Fadly Amran usulkan proyek pelestarian lingkungan
12 January 2026 19:04 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018