Pemberontak Kiri Serbu Perusahaan Pertambangan Emas Filipina
Jumat, 11 April 2014 16:43 WIB
Davao City, Filipina, (Antara/Xinhua-0ANA) - Pemberontak sayap kiri menyerang sebuah perusahaan pertambangan asing di
Filipina selatan Kamis sore, membakar beberapa kendaraan dan peralatan-peralatan, kata polisi setempat Kamis malam.
Sekitar 25 gerilyawan Tentara Rakyat Baru (NPA) menyerbu Perusahaan Pertambangan Apex di desa Teresa dan Masara, kota Maco, Provinsi Compostela Valley, Mindanao, membakar empat kendaraan dan dua peralatan pengeboran, menurut Inspektur Senior Camilo Cascolan,
kepala kepolisian Compostela Valley.
Cascolan mengatakan kepada Xinhua melalui pesan teks bahwa serangan pada pukul 14.00 waktu setempat itu dipimpin oleh Rolando
Ginelsa (alias Lando) dari NPA Pulang Bagani (Prajurit Merah) Batalion Tiga.
Tidak segera ada laporan-laporan tentang korban atau cedera, katanya menambahkan.
Perusahaan Malaysia MindanaoGold Ltd memiliki saham lebih dari 30 persen dari perusahaan pertambangan tembaga dan emas Apex yang terdaftar di Manila, yang juga merupakan di antara perusahaan sejenis terbesar di Filipina.
Pejabat polisi mengatakan, tentara dan polisi setempat kini melakukan operasi pengejaran terhadap para penyerang di daerah itu.
Para pemberontak sayap kiri telah meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah dan kalangan bisnis di Filipina selatan dalam beberapa bulan terakhir.
NPA dengan kekuatan 4.000 pejuang adalah sayap bersenjata Partai Komunis Filipina, yang sedang melakukan pemberontakan sayap kiri di 60 provinsi Filipina sejak 1969. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Pessel Rusma Yul Anwar Terima Penghargaan Digital Governement Award
21 March 2023 11:44 WIB, 2023
Perwira polisi tewas ditembak dengan senjata rakitan, bagian pelipis kiri tembus ke kanan
21 March 2022 14:05 WIB, 2022
Ben Chilwell absen, Tuchel yakin Marcos Alonso bisa tutupi bek sayap kiri utama Chelsea
01 December 2021 5:33 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018