Ramallah, (Antara/Xinhua-OANA) - Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry dijadwalkan bertemu, Rabu, untuk membahas perkembangan baru-baru ini dalam proses perdamaian Timur Tengah, kata seorang pejabat Palestina pada Selasa (25/3). Kerry diduga meminta Abbas memperpanjang pembicaraan perdamaian yang diperantarai AS dan sedang berlangsung, yang dijadwalkan berakhir pada akhir April, kata pejabat itu. Mereka juga diperkirakan membahas masalah 26 tahanan Palestina yang direncanakan dibebaskan dari penjara Israel pada akhir Maret. Israel saat ini menolak untuk membebaskan mereka, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi. Sejak perundingan perdamaian Palestina-Israel dilanjutkan pada Juli lalu, Israel telah setuju untuk membebaskan 104 orang Palestina yang sudah lama dipenjarakan oleh Israel, 78 di antara mereka sudah dibebaskan. Namun, Israel menyatakan takkan membebaskan sisa 26 tahanan sampai Palestina mau memperpanjang perundingan perdamaian. Palestina menolak untuk mengaitkan pembebasan tahanan dengan perpanjangan perundingan perdamaian, dan mengancam akan mendekati organisasi internasional untuk menuntut Israel karena tidak memenuhi komitmennya. Sejak dilanjutkannya perundingan perdmaaian, Kerry telah memimpin upaya penengahan untuk membuat Israel dan Palestina menyetujui rencana kerangka kerja bagi perdamaian. Namun pembicaraan perdamaian belum memperlihatkan kemajuan sebab perbedaan besar mengenai masalah inti terus menjadi penghalang di antara kedua pihak. (*/sun)