PBB Tuduh Sudan Selatan Ganggu Pasukan Perdamaian
Rabu, 19 Maret 2014 14:00 WIB
PBB, Amerika Serikat, (Antara/AFP) - Seorang pejabat senior PBB, Selasa, menuduh Sudan Selatan melakukan satu kegiatan mengganggu terhadap pasukan perdamaian dan menyeru Dewan Keamanan segera turun tangan.
Ketegangan meningkat antara pemerintah Presiden Salva Kiir dan Missi PBB di Sudan Selatan (UNMISS), yang sedang berusaha menghentikan aksi kekerasan yang meletus Desember dan meningkat dalam perang berskala penuh antara suku Kiir dan pemberontak.
"Ada satu kegiatan negatif terhadap UNMISS dan para pemimpinnya di Sudan Selatan yang nampaknya sistematis dan terorganisasi," kata Herve Ladsous, kepala pasukan perdamaian PBB, yang mengidentifikasi "gangguan terhadap para personil PBB, termasuk yang membahayakan nyawa mereka".
Aksi itu "tidak dapat diteruskan atau disetujui", katanya.
Ia menambahkan, "Berdasarkan kondisi-kondisi ini kami perlu mempertimbangkan lebih jauh mengurangi staf kami dan membatasi kegiatan-kegiatan kami pada tingkat minimum menyangkut perlindungan, pemantauan hak asasi manusia dan dukungan pada bantuan kemanusiaan.
"Saya akan mendesk Dewan Keamanan PBB dan para anggotanya turun tangan atas nama UNMISS, mengecam kampanye ini dan meminta Presiden Kiir segera menghukum pelaku tindakan itu dan mengeluarkan instruksi-istruksi kepada pihak berwenang nasional dan lokal dan para kader SPLM untuk menghentikannya."
SPLM adalah Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan yang berkuasa.
Duta Besar Sudan Selatan Francis Deng menanggapi itu dengan mengatakan bahwa Kiir" sangat berterima kasih atas peran yang dilakukan oleh PBB di negara itu." (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson tuduh platform streaming Hulu "curi" kisah hidupnya
09 August 2022 11:40 WIB, 2022
Taiwan tuduh China di balik polemik daftar kewarganegaraan penonton Piala Dunia 2022 Qatar
21 June 2022 6:15 WIB, 2022
Perjanjian kapal selam dibatalkan sepihak, Macron tuduh PM Australia berbohong
01 November 2021 10:22 WIB, 2021
Koeman tuduh PSG tak sopan karena bahas Messi jelang laga kedua tim
04 February 2021 11:55 WIB, 2021
Penasihat Gedung Putih AS tuduh China simpan data COVID-19 demi kemenangan
21 April 2020 10:43 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018