Kuliner Indonesia Tarik Perhatian di Namibia
Selasa, 11 Maret 2014 10:36 WIB
London, (Antara) - Citra rasa kuliner Indonesia yang khas menarik perhatian masyarakat dan komunitas internasional yang mengunjungi "Windhoek International Bazaar 2014".
Konselor KBRI Windhoek di Namibia Pramudya Sulaksono kepada Antara London, Selasa mengatakan kuliner Indonesia perlu diperkenalkan di Afrika, khususnya Namibia, mengingat makanan Indonesia kaya akan rasa dan rempah-rempah yang berbeda dengan kuliner negara lainnya.
Dikatakannya kuliner Indonesia mendapat pengaruh dari bangsa Eropa, khususnya Belanda. Penduduk Namibia keturunan Jerman dan Belanda (Boer) sebetulnya juga mengenal beberapa sajian dari Belanda seperti rissole atau risoles.
Meski sudah dikenal secara turun-temurun, risoles Indonesia mempunyai citra rasa berbeda. Selain risoles, beberapa kuliner Indonesia lain seperti mi goreng, lumpia sayur dan ayam, bakwan sayur dan jagung, kue lumpur, ketan srikaya, disajikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Windhoek dalam bazar tersebut.
KBRI Windhoek tidak hanya memperkenalkan kuliner khas Indonesia, tetapi juga tari tradisional "Candik Ayu" dari Jawa yang mengisahkan anak kecil yang sedang bermain sebelum matahari terbenam (candikala). Tari itu dibawakan Aura Syifa Nareswari (6), puteri pegawai KBRI Miranto Suwandi.
Tarian tradisional Indonesia melengkapi penampilan budaya dari Zulu, Mozambik, Nigeria, Jepang, Meksiko, Portugis, Belanda, Swiss, Italia dan Thailand. Selain Indonesia, bazar diikuti negara lainnya di antaranya Kuba, Brazil, Venezuela, Portugal, Spanyol, Aljazair, Turki, India dan Mesir.
Ketua panitia penyelenggara Amit Babluki menyampaikan apresiasinya terhadap keikutsertaan KBRI dan menyatakan makanan yang disajikan DWP KBRI merupakan yang terbaik dalam acara tersebut.
Hal yang sama juga disampaikan beberapa pengunjung lainnya yang tampak antusias membeli dan menikmati makanan khas Indonesia hingga makanan habis sebelum waktu yang ditetapkan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018