Dolar Bervariasi di Tengah Data AS yang Lemah
Kamis, 6 Maret 2014 7:33 WIB
New York, (Antara/Xinhua) - Kurs dolar AS bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), di tengah sepasang data ekonomi AS yang suram.
Pekerjaan sektor swasta AS meningkat sebesar 139.000 pekerjaan
pada Februari, menurut Laporan Pekerjaan Nasional ADP yang dirilis Rabu, sedikit turun dari perkiraan para ekonom.
Setelah laporan pekerjaan swasta, investor menunggu laporan
penggajian (payroll) untuk Februari yang dipantau cermat yang akan dirilis Jumat (7/3) oleh Departemen Tenaga Kerja AS.
Selain itu, aktivitas ekonomi AS di sektor non-manufaktur
meningkat pada Februari untuk bulan ke-49, dengan indeks tercatat 51,6, lebih rendah dari angka Januari sebesar 54, Institute for
Supply Management (ISM) mengatakan Rabu.
Dolar terus naik terhadap yen untuk hari kedua, karena ketegangan atas Ukraina berkurang setelah para diplomat Rusia dan AS
bertemu untuk membahas isu-isu tentang krisis politik di Ukraina.
Sementara itu, greenback sedikit menguat terhadap euro sebelum
pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan
Kamis waktu setempat.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,3731 dolar
dari 1,3734 dolar di sesi sebelumnya dan pound Inggris naik menjadi
1,6712 dolar dari 1,6672 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,8983
dolar dari 0,8941 dolar.
Dolar dibeli 102,32 yen Jepang, lebih tinggi dari 102,26 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,8877 franc Swiss dari 0,8875 franc Swiss dan turun menjadi 1,1037 dolar Kanada dari 1,1111 (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026