Jet Militer Tewaskan 38 Gerilyawan Dalam Serangan di Pakistan
Senin, 24 Februari 2014 9:41 WIB
Islamabad, (Antara/Xinhua-OANA) - Jet tempur militer Pakistan telah menewaskan 38 gerilyawan dan melukai beberapa orang lagi dalam serangkaian serangan udara di daerah suku Khyber Agency di Pakistan Barat-laut, Ahad (23/2), kata beberapa pejabat lokal.
Tentara menewaskan, dalam serangkaian serangan udara, 38 tersangka gerilyawan, saat menggempur enam kubu mereka di daerah Lembah Tirah, Khyber Agency, daerah bergolak di perbatasan Pakistan-Afghanistan, kata Komite Hubungan Antar-Lembaga Layanan Masyarakat (ISPR), corong Angkatan Darat Pakistan di dalam satu pernyataan.
Sebagian komandan penting dari berbagai sayap gerilyawan juga tewas dalam serangan udara pada Ahad, yang dilancarkan terhadap beberapa tempat di daerah itu, kata pernyataan tersebut.
Di dalam satu laporan, saluran televisi resmi lokal, Pakistan Television, melaporkan dalam serangan udara tersebut pasukan keamanan juga telah menghancurkan pabrik pembuat bom milik gerilyawan, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Banyak barang di dalam pabrik itu terbakar dan pabrik tersebut sendiri jadi abu.
Itu adalah serangan udara besar ketiga di daerah gerilyawan selama lima hari belakangan.
Pada Sabtu pagi (22/2), sembilan gerilyawan tewas dalam serangan udara oleh jet tempur militer di daerah Hangu. Dalam serangan serupa di Waziristan Utara dan Daerah Suku Khyber Agency pada Rabu (19/2), lebih dari 40 tersangka gerilyawan tewas dalam serangan udara militer.
Angkatan Darat Pakistan dalam operasinya membidik gerilyawan di daerah suku di bagian barat-laut negeri itu, setelah Perdana Menteri Nawaz Sharif mengeluarkan perintah bagi serangan udara, setelah konsultasi dengan pemimpin senior militer guna membalas pembunuhan terhadap personel keamanan oleh gerilyawan Taliban. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018