Fadli Zon : Bangsa yang Besar Menghargai Kebudayaan
Selasa, 27 November 2012 13:39 WIB
Salah satu benda budaya meriam lela yang ditemukan di Taram, Kabupaten Lima Puluh Kota di pajang pada pameran Artefak di Rumah Budaya Fadli Zon dari 26-29 November 2012
Padangpanjang, Sumbar, (ANTARA) - Budayawan Indonesia Fadli Zon mengatakan, bangsa yang besar dan beradap adalah bangsa yang bisa menghargai kebudayaan yang dimiliki bangsa itu.
"Dari kebudayaan seperti benda dan kesenian lainnya kita bisa mengenal indentitas diri sebagai bangsa yang besar," kata Fadli Zon ketika menyelenggarakan pameran Artefak di Rumah Budaya Fadli Zon, Selasa.
Pameran Artefak yang dilaksanakan itu kerjasama Rumah Budaya Fadli Zon dengan Institut Seni Indonesia Kota Padangpanjang yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan pergelaran South East Asean Malay Art Festival 2012 dari 26 - 29 November.
Menurut dia, bangsa bisa mengenal indentitas diri dari peninggalan budaya, karena benda budaya tersebut sebagai saksi sejarah yang tidak bisa di pungkiri.
"Melalui benda budaya itu, kita punya bukti sebagai bangsa yang beradap di masa lalu," kata dia.
Benda budaya imbuh dia, juga merupakan gambaran martabat dari kejayaan bangsa di zaman dahulu dalam bentuk artefak (sebuah wujud yang dapat dirasa, dilihat, dan diraba).
Dari benda budaya tersebut, kita bisa merenungkan betapa kuat dan pemberaninya nenek moyang kita pada zaman dahulu kala, sebut dia.
"Dengan adanya kantong-kantong benda budaya di negara kita ini, maka tidak akan hilang begitu saja apa yang menjadi jati diri bangsa ini," ujarnya.
Dia mengatakan, pameran yang dilaksanakan itu merupakan wujud untuk melestarikan benda budaya dan menghargai hasil karya para pendahulu bangsa ini.
Dia menyebutkan, dalam pergelaran itu ditampilkan koleksi-koleksi unggulan yang sudah berumur ratusan tahun dari perwakilan 10 Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala yang ada di Indonesia dan ribuan koleksi benda budaya Rumah Budaya yang perlu diketahui masyarakat umum.
"Sehingga masyarakat yang datang mengetahui peninggalan nenek moyang dan pentingnya menjaga peninggalan sejarah," jelas dia.
Koleksi yang dipajang pada pemeran itu terdiri dari benda kebudayaan kuno yang mencerita perjalanan bangsa Indonesia, ruang informasi dan publikasi. (**/ben/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wawako Padang dampingi Menbud RI serahkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Batu Busuk
24 December 2025 21:32 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018