Pemimpin Protes Thailand Tolak Kompromi, Perundingan
Kamis, 16 Januari 2014 19:18 WIB
Bangkok, (Antara/TNA-0ANA) - Suthep Thaugsuban, pemimpin unjuk rasa Thailand, bertekad melawan tanpa henti dan tanpa kompromi, meskipun keputusan terkini pemerintah melanjutkan pemilihan umum 2 Februari.
"Kami tidak akan berunding atau kompromi. Komite Reformasi Demokratis Rakyat (PDRC) akan berperang sampai kita menang. Jika polisi ingin menangkap saya seperti yang diumumkan kepala polisi nasional, silakan lakukan. Saya siap melawan," kata mantan wakil perdana menteri itu Kamis.
Kepala Polisi Nasional, Adul Saengsingkaew, mengatakan polisi harus berhati-hati dalam menangkap Suthep, dan menambahkan bahwa langkah-demi-langkah rencana telah dipetakan.
Wakil Perdana Menteri/Menteri Luar Negeri Surapong Tovichakchaikul, dalam kapasitasnya sebagai ketua Pusat Administrasi Ketentraman dan Ketertiban (CAPO), memerintahkan polisi segera menangkap Suthep dan pemimpin protes lainnya.
Jenderal Pol Adul mengatakan, "Ini tujuan kami, tetapi kami harus berhati-hati dan sabar."
Ia mengatakan ia sangat prihatin tentang infiltrasi politik oleh pihak ketiga dan menginstruksikan polisi di pos pemeriksaan untuk benar-benar memeriksa senjata.
Mengenai seruan PDRC untuk memindahkan kantor CAPO keluar dari Mabes Polisi, Jenderal Pol Adul mengatakan, "Itu urusan saya." (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar gelar aksi simbolik protes jalan provinsi berlubang
30 January 2026 17:07 WIB
Arya Sinulingga bantah kabar PSSI belum layangkan protes resmi ke AFC
14 October 2024 5:13 WIB, 2024
Sufmi Dasco sebut hakim tidak perlu cuti untuk protes terkait kesejahteraan
30 September 2024 12:10 WIB, 2024
Penjelasan Kadispar Bali atas protes 17 wisman soal suara kokok ayam di pagi hari
07 March 2023 6:28 WIB, 2023
Pemimpin Tertinggi Iran ampuni puluhan ribu tahanan termasuk anti-pemerintah
06 February 2023 6:05 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018