Kota Padang (ANTARA) - Sebanyak 425 personel TNI Batalyon Infanteri (Yonif) 133/Yudha Sakti, Korem 032/Wirabraja, Sumatera Barat, segera dikirim ke Papua dalam rangka tugas pengamanan objek vital nasional di daerah tersebut.
"Ini merupakan program penugasan operasi rutin kesatuan TNI Angkatan Darat yang menunjuk Yonif 133/Yudha Sakti Korem 032/Wirabraja untuk tugas pengamanan objek vital nasional wilayah Papua," kata Komandan Korem 032/Wirabraja Brigadir Jenderal TNI Machfud di Kota Padang, Minggu.
Machfud mengatakan sebelum diberangkatkan, ratusan personel tersebut telah dibekali dengan berbagai keterampilan sesuai profesionalisme serta tugas pokok TNI.
"Rencananya satgas pengamanan objek vital nasional ini diberangkatkan ke daerah penugasan Papua sekitar awal atau akhir triwulan II tahun 2026 dengan masa penugasan selama sembilan bulan," kata Danrem.
Pada kesempatan itu, Danrem menyampaikan beberapa tugas utama yang akan dijalankan ratusan personel tersebut ialah pengamanan instalasi objek vital nasional, dengan tetap mengedepankan pembinaan kewilayahan kepada masyarakat di sekitar objek vital nasional.
Secara umum, Machfud mengatakan 425 personel TNI dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani untuk diberangkatkan ke Tanah Papua sebab kesehatan dan kesiapan fisik, termasuk mental (psikologi) prajurit, menjadi hal yang mutlak.
"Kesehatan jasmani, fisik dan psikologi personel Satgas Yonif 133 Yudha Sakti adalah syarat mutlak dan utama setiap operasi dilakukan, dan mereka telah melalui proses seleksi," ujarnya menegaskan.
Terakhir, kehadiran ratusan personel TNI terutama dari Yonif 133/Yudha Sakti tersebut diharapkan keamanan objek vital nasional semakin terjaga dengan baik.
Tidak hanya itu, langkah ini juga diharapkan semakin mendekatkan TNI dengan masyarakat di Tanah Papua.
"Harapan kita Papua yang damai dan sejahtera," katanya.