PM Sementara Thailand Tolak Mundur
Selasa, 17 Desember 2013 17:13 WIB
Bangkok, (Antara/Xinhua-0ANA) - Perdana menteri sementara Thailand Yingluck Shinawatra pada Selasa menegaskan tidak akan mundur sebagaimana diminta pengunjukrasa penentang pemerintah.
Yingluck menegaskan, berdasarkan atas undang-undang dasar, dirinya akan tetap sebagai perdana menter hingga perdana menteri baru terpilih. Pemilihan umum mendatang dijadwalkan diselenggarakan pada 2 Februari 2014.
Yingluck juga meminta para pemilih Thailand untuk memberikan suara mereka pada hari pemilihan.
Wakil juru bicara pemerintah Chalitrat Chandarubeksa, mengatakan kabinet sementara telah menyetujui anggaran sebesar 3,8 miliar baht (118,6 juta dolar) untuk pemilu.
Perwakilan Komite Reformasi Rakyat Demokratis anti-pemerintah pada Selasa mendesak Komisi Pemilihan untuk menunda pemilihan umum.
Abhisit Vejjajiva pada Selasa terpilih kembali sebagai pemimpin oposisi Partai Demokrat pada sidang umum partai.
Majelis ini juga diharapkan untuk memilih komite eksekutif yang baru, yang akan memutuskan apakah partai akan bertarung dalam pemilihan umum.
Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra mengumumkan pembubaran DPR pada 9 Desember untuk meredakan ketegangan politik yang berkepanjangan di negara itu.
Namun, pemimpin protes anti-pemerintah Suthep Thaugsuban menolak untuk membatalkan demonstrasi jalanan kecuali jika Yingluck mengundurkan diri sebagai perdana menteri sementara.
Pengunjukrasa menuntut pemerintah sementara digantikan oleh "dewan rakyat" yang tidak dipilih dalam upaya untuk mencabut apa yang disebut rezim Thaktsin. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumbar Hentikan Sementara Aktivitas Tambang Bermasalah di Padang Pariaman
11 February 2026 11:07 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018