Sawahlunto (ANTARA) - Pemerintah Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat mengevaluasi kesiapan destinasi wisata sekaligus memperkuat aspek keselamatan pengunjung guna mengantisipasi potensi peningkatan kunjungan selama libur Lebaran tahun ini.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, di Sawahlunto, Kamis mengatakan langkah tersebut dilakukan agar seluruh objek wisata di daerah itu siap menerima wisatawan yang diperkirakan meningkat pada periode libur Lebaran.

“Setiap pengelola destinasi wisata diminta memastikan fasilitas dalam kondisi layak serta mengutamakan keselamatan pengunjung,” kata dia.

Ia mengatakan masa libur Lebaran tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang sehingga berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata.

Selain memastikan aspek keselamatan, pemerintah daerah juga meminta pengelola objek wisata menyiapkan daya tarik atau inovasi baru guna menarik minat wisatawan berkunjung ke Sawahlunto.

Wali Kota Riyanda juga meminta tim terkait turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan fasilitas serta potensi risiko di setiap destinasi wisata guna mencegah terjadinya insiden yang dapat mengganggu keselamatan pengunjung.

Pemerintah daerah turut menekankan pentingnya penataan parkir di kawasan objek wisata melalui sinergi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada saat puncak kunjungan.

Menurut dia, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kelancaran mobilitas wisatawan sekaligus memastikan kenyamanan masyarakat selama berkunjung.

Pemkot Sawahlunto juga mendorong penguatan promosi digital pariwisata dengan menggandeng influencer serta komunitas generasi muda guna memperluas jangkauan informasi destinasi wisata daerah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto Guspriadi mengatakan pihaknya tengah mematangkan rencana mengajak aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kota itu turut mempromosikan kunjungan ke museum dengan mengundang keluarga maupun kerabat selama masa libur Lebaran.

Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan kunjungan ke museum sekaligus memperkenalkan nilai sejarah dan budaya Sawahlunto kepada masyarakat luas.