Karzai: Afghanistan Tidak Ingin Terburu-buru
Jumat, 13 Desember 2013 20:05 WIB
New Delhi, (Antara/AFP) - Presiden Afghanistan Hamid Karzai, Jumat mengatakan ia tidak akan tergesa-gesa menandatangani satu perjanjian untuk mengizinkan pasukan Amerika Serikat untuk tetap tinggal setelah tahun depan, memperingatkan terhadap usaha-usaha "intimidasi".
"Retorika agresif tidak akan bekerja... Kami bukanlah satu negara yang tunduk pada intimidasi," tambah Karzai dalam satu wawancara dengan stasiun televisi India NDTV.
"Kami akan menandatanganinya apabila kami merasa yakin bahwa tanda tangan kami akan membawa perdamaian dan keamanan," tambah Karzai menyelang perundingan di New Delhi dengan Perdana Menteri Manmohan Singh.
Karzai, yang menurut rencana akan mundur setelah pemilu tahun depan, semula menyetujui apa yang disebut Perjanjian Keamanan Bilateral (BSA), yang akan mengizinkan 12.000 tentara AS berada di Afghanistan setelah tahun 2014 ketika pasukan NATO yang dipimpin AS menurut rencana akan meninggalkan negara itu dan menetapkan peraturan-peraturan masa depan bagi pasukan asing.
Tetapi ia kemudian mengatakan perjanjian itu hanya dapat ditandatangani setelah pemilihan presiden April, memperingatkan terhadap kehadiran NATO jika hanya bertujuan "lebih banyak serangan bom dan pembunuhan".
AS mengharapkan India, yang punya hubungan dekat dengan Karzai dapat menggunakan pengaruhnya untuk membujuk dia menandatangani segera perjanjian itu.
Tetapi presiden itu mengeritik apa yang ia sebut"serangkaian propaganda" tentang perjanjian keamanan itu dan konsekuensi-konsekuensi bagi Afghanistan jika tidak segera menandatanganinya.
"Jika kami adalah sahabat, sekutu, kami harus diperlakukan sebagai sahabat dan sekutu.... Mereka tidak menyerang kami secara psikologi atau melemahkan keputusan kami," katanya. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga Afghanistan minta Pangeran Harry diadili usai pengakuan bunuh 25 orang Afghanistan
17 January 2023 6:23 WIB, 2023
Pertemuan OKI hasilkan resolusi tentang situasi kemanusiaan di Afghanistan
20 December 2021 12:52 WIB, 2021
Tidak fokus, kegagalan Indonesia untuk ciptakan gol saat lawan Afghanistan
17 November 2021 7:29 WIB, 2021
Ratusan atlet Afghanistan dievakuasi, FIFA dorong internasional jadi rumah baru bagi mereka
27 October 2021 6:17 WIB, 2021
Uni Eropa nilai perilaku pemerintah Taliban tak menggembirakan, ekonomi Afghanistan terancam runtuh
04 October 2021 8:01 WIB, 2021
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018