Jakarta, (Antara) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mendatangkan ratusan unit armada bus angkutan umum pada Desember 2013. "Pada akhir tahun ini, kita akan mendatangkan sebanyak 756 unit bus angkutan umum yang terbagi atas bus sedang dan bus Transjakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono di Jakarta, Senin. Menurut Pristono, anggaran pengadaan ratusan bus baru itu mencapai Rp1 triliun. Melalui pengadaan tersebut, pihaknya mengakui dapat melakukan penyerapan anggaran sebesar 81 persen. "Sebetulnya, kita juga masih punya program-program lainnya, jadi bukan cuma pembelian unit-unit bus. Dengan begitu, kita optimis dapat melakukan penyerapan anggaran hingga mencapai 97 persen," ujar Pristono. Dia menuturkan ratusan bus yang akan segera didatangkan tersebut berasal dari luar Indonesia, di antaranya China dan juga beberapa negara lainnya. "Bus-bus baru itu dapat berupa impor utuh atau Completely Build Up (CBU) atau bisa juga berupa rakitan dalam negeri atau Completely Knock Down (CKD)," tutur Pristono. Sementara itu, untuk bahan bakarnya, dia mengungkapkan baik bus Transjakarta maupun bus sedang itu akan menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG), sehingga lebih ramah lingkungan. Terkait konsep pengoperasiannya, Pristono menambahkan nantinya bus sedang, seperti Kopaja AC akan melintas di jalur busway, sekaligus mendukung operasional bus Transjakarta serta Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB). (*/jno)