Bangkok, (Antara/TNA-0ANA) - Wakil Perdana Menteri/Menteri Luar Negeri Thailand Surapong Tovichakchaikul akan bertemu dengan mitranya dari Kamboja Hor Namhong Senin untuk membahas masalah perbatasan menjelang keputusan Mahkamah Internasional (ICJ) mengenai sengketa candi Phra Viharn. Jenderal Nipat Thonglek, sekretaris permanen untuk pertahanan, mengatakan ia akan mendampingi Surapong ke pertemuan di kota perbatasan Kamboja Poipet di Provinsi Banteay Meanchey yang berseberangan dengan Provinsi Sa Kaeo Thailand. Dia mengatakan bahwa para pejabat dari kedua negara telah bertemu secara teratur tetapi pertemuan Senin akan fokus pada persiapan mendatang putusan putusan Pengadilan Internasional mengenai sengketa Phra Viharn pada 11 November. Dia mengatakan, kementerian luar negeri Thailand akan bertanggung jawab atas pengumuman publik. Direktur Jenderal Departemen Penerangan dan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Sek Wannamethee mengatakan sebelumnya bahwa diskusi akan diselenggarakan di Poipet pada 09.30 waktu setempat, diikuti dengan konferensi pers di Hotel Aran Mermaid, di Sa Kaeo pada pukul 11.30. Hasil diskusi tersebut akan dilaporkan kepada Perdana Menteri/ Menteri Pertahanan Yingluck Shinawatra. Sek mengatakan pertemuan para menteri luar negeri itu bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan orang di sepanjang perbatasan bersama mereka. Dia mengatakan Thailand dan Kamboja masih memiliki hubungan persahabatan. Oleh karena itu, tidak peduli bagaimana keputusan itu ternyata, hubungan antara kedua negara tetangga tersebut akan tetap sama. Dia telah menegaskan bahwa tidak akan ada diskusi tentang putusan Mahkamah Internasional pada pertemuan tersebut karena kedua negara telah memiliki mekanisme yang dikenal sebagai komite bersama untuk menangani masalah ini setelah putusan itu. Yingluck Shinawatra hanya mengatakan bahwa dia belum memberikan kebijakan atau penekanan isu-isu spesifik untuk pertemuan itu, dan tampaknya dia akan menunggu hasil diskusi. (*/sun)