Diplomat Iran-AS akan Bertemu di Sela-Sela Sidang Nuklir
Selasa, 15 Oktober 2013 14:55 WIB
Jenewa, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Para perunding nuklir Iran akan bertemu dengan para diplomat Amerika Serikat di sela-sela pembicaraan dua hari di Jenewa yang dimulai pada Selasa, kata kantor berita IRNA mengutip utusan Iran.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araqchi, yang akan mengepalai delegasi Irainian selama putaran kedua pembicaraan, mengatakan, tim perunding Iran berencana untuk bertemu dengan delegasi dari negara-negara lain yang terlibat dalam perundingan internasional mengenai program nuklir Teheran.
Dia tidak mengatakan apakah pertemuan-pertemuan itu akan diadakan dalam format bilateral atau multilateral.
Rusia antara enam negara mencoba untuk menemukan resolusi internasional untuk program nuklir kontroversial Republik Islam Iran, dengan delegasi lain dari Inggris, China, Prancis, Jerman dan Amerika Serikat. Delegasi Rusia ke Jenewa dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov.
Negara-negara Barat mencurigai Iran menggunakan program nuklirnya untuk mengembangkan senjata atom, klaim yang Iran telah secara konsisten bantah.
Teheran bersikeras mereka membutuhkan teknologi atom untuk menghasilkan listrik, meskipun memiliki beberapa cadangan minyak dan gas terbesar di dunia.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, kepala perunding nuklir negara yang akan mengepalai delegasi Iran di babak pertama, sebelumnya bersumpah untuk membuktikan kepada masyarakat internasional bahwa program nuklir Teheran adalah "tidak untuk kepentingan apapun kecuali damai."
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada akhir September bahwa negaranya akan menyusun rencana untuk memecahkan kebuntuan dalam pembicaraan nuklir sebelum pertemuan berikutnya dengan para mediator Kelompok Enam Iran.
Seorang diplomat Iran yang dekat dengan perundingan mengatakan Zarif bertemu dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton pada Senin untuk membahas proposal nuklir Teheran.
"Para pihak membahas rencana baru Iran yang akan membantu untuk memecahkan kebuntuan dalam pembicaraan. Rincian akan diumumkan kemudian," kata sumber.
Juru Bicara Ashton, Michael Mann, mengatakan pada Senin bahwa Uni Eropa mengharapkan pertemuan Selasa untuk menghasilkan hasil yang nyata. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal Indonesia vs Iran di final Piala Asia Futsal 2026, sejarah baru terukir?
07 February 2026 15:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018