Pemboman Bunuh Diri Ditujukan Kepada Stasiun TV Suriah
Senin, 14 Oktober 2013 7:04 WIB
Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Dua pembom bunuh diri meledakkan mobil mereka yang diisi peledak di dekat markas stasiun TV Suriah pada Ahad malam (13/10), sehingga menimbulkan kerusakan harta dan mengganggu siaran saluran tersebut, kata kantor berita resmi Suriah.
Beberapa mobil diledakkan dalam jarak 20 meter dari lampu lalu lintas di dekat pagar kiri markas stasiun TV itu, kata Stasiun Televisi Negara Suriah. Ditambahkannya, beberapa pejalan kaki cedera.
Satu mayat, yang dipercaya para pejabat adalah salah satu dari kedua pembom tersebut, ditemukan di lokasi ledakan.
Stasiun Televisi Negara Suriah juga menyiarkan rekaman singkat video mengenai akibat dari ledakan itu. Rekaman tersebut memperlihatkan kerusakan yang terjadi pada Bundaran Umayyah di pusat Kota Damaskus dan Markas Militer Suriah.
Seorang pembaca berita dari stasiun TV itu mengatakan dalam komentar di luar acara bahwa semua kerugian bersifat materil, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ia menambahkan stasiun TV Al-Ekhbaria --yang terganggu-- terus melakukan siaran dengan menggunakan frekuensi pendukung.
Tahun lalu, satu ledakan merusak lantai tiga markas stasiun TV tersebut, dan menewaskan sejumlah pegawai. Menurut laporan, peledak itu dipasang oleh seorang pekerja yang bekerjasama dengan faksi gerilyawan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi III DPR tolak hukuman mati ayah bunuh pelaku pelecehan anaknya di Pariaman
11 February 2026 10:19 WIB
Momen BRI Super League pekan ke-13, hasil pertandingan, rekor hingga gol bunuh diri
24 November 2025 9:38 WIB
RSAM Bukittinggi klarifikasi dugaan pasien meninggal bunuh diri, evaluasi bukti CCTV
25 September 2025 12:21 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018