Wamentan: Harga Daging Tinggi Akibat Tertahannya Pemotongan
Sabtu, 12 Oktober 2013 18:30 WIB
Daging sapi. (Antara)
Banyumas, (Antara) - Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengatakan bahwa masih tingginya harga daging sapi menjelang Hari Raya Haji 2013 akibat pemotongan hewan kurban yang tertahan.
"Kenapa harga daging menjelang Iduladha masih tinggi karena orang tidak melepas sapinya, dia berpikiran ini (sapi, red.) disiapkan untuk Iduladha. Jadi, ini sebenarnya pemotongan yang tertahan karena ada ritual Iduladha, kurban itu," katanya di Banyumas, Sabtu.
Dengan demikian, kata dia, seharusnya harga daging sapi saat Iduladha tidak akan naik. Bahkan, seharusnya berkurang karena masyarakat mengonsumsi daging kurban.
"Saat Iduladha, jarang orang beli daging di pasar tradisional karena semua dapat (daging kurban, red.)," katanya.
Lebih lanjut, Wamentan meminta peternak sapi untuk tidak memotong sapi betina produktif agar regenerasinya terjamin.
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah telah membuat program berupa pemberian insentif kepada peternak sebesar Rp500 ribu agar sapi betina produktifnya tidak dipotong.
"Kalau telah mendapat insentif tetapi tetap memotong sapi betina produktifnya, mereka akan terkena pidana," katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro mengatakan bahwa insentif untuk sapi betina produktif atau bunting tersebut disalurkan melalui kelompok tani ternak.
"Dananya ada di provinsi, kemudian provinsi melakukan seleksi terhadap calon penerima. Setelah diseleksi, kelompok yang memenuhi persyaratan akan menerima dana itu langsung melalui rekening kelompoknya," kata dia.
Menurut dia, pemberian insentif tersebut berdampak signifikan sehingga terjadi penurunan pemotongan terhadap sapi betina produktif. Bahkan, hingga saat ini Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi yang telah mengeluarkan peraturan daerah yang melarang pemotongan terhadap sapi betina produktif.
Ia mengharapkan provinsi lainnya bisa mencontoh Jawa Timur sehingga regenerasi sapi bisa tetap terjaga, terutama di daerah-daerah sentra sapi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB